Rabu, 25 November 2009

BUKAN CERITA FAHRI..... eps 3

Sejak pertemuan terakhir di pagi itu aku tak pernah bertemu dia lagi. Kami hanya saling mengirim sms. Aku mendapatkan nomor hp dari temannya. Dan saat iseng aku sms dia. Ternyata sms itu berlanjut. Aku hanya berniat untuk berteman saja. Pada awalnya sebuah kekaguman yang aku salutkan padanya. Selama ini aku tau bahwa dia juga pegiat Islam. Kami sering sharing tentang kegiatan sehari-hari. Saling memberikan dukungan dan nasihat saat ada yang mengalami masalah.
Affan adalah mahasiswa MIPA Fisika yang sangat rendah hati. Dari pembicaraannya tak pernah ada kalimat yang mengunggulkan siapa dirinya. Aku mengetahui siapa sebenarnya dia bukan dari dia tapi dari penuturan teman-temannya. Pernah juga suatu saat aku mendapat surprise tak terduga saat aku tahu dia adalah ketua dari UKM yang baru saja aku ikuti. Dia juga seorang ketua himpunan mahasiswa jurusan yang punya banyak teman. Namun jika aku tanya dia aktif dimana, pasti dia jawab “pelayan masyarakat”.
Selama berteman ini aku mulai mengenal bahwa dia adalah pekerja keras. Dia punya mimpi besar dan target-target yang harus diraihnya. Kadang dia juga berbisnis, aku sendiri tak tahu bisnis apa. Gaya hidupnya biasa, tapi apa yang dilakukannya luar biasa.
Hari hari berlalu, aku menyadari bahwa ada yang salah dalam hubungan kami. Hubungan kami tak hanya sekedar memberi sms motivasi tapi juga mulai mengarah ke perasaan yang lebih dari itu. Suatu ketika dia pernah panik saat jaringan telepon bermasalah sehingga sms yang dia kirimkan pending semua. Keesokan paginya sms yang sempat tertahan di awang-awang itu baru bisa terkirim ke hp-ku. Ada 14 sms darinya. Semua mempertanyakan kenapa aku tidak membalas smsnya. Dia juga mengatakan dalam smsnya bahwa dia mencoba menghubungiku lewat telepon sejak subuh, tapi tidak bisa. Dia mulai menyerah dan mengatakan dalam smsnya untuk pergi dari hidupku.
Aku sendiri kaget membaca smsnya. Aku merasa tak punya masalah apa-apa. Dari semalam memang tak ada sms apapun darinya. Siangnya dia meneleponku. Dia menanyakan kenapa sejak semalam aku tidak membalas smsnya. Aku katakan bahwa jaringan sedang trouble sehingga tak ada sms yang masuk. Ya, hanya itu yang dia tanyakan.
Sms berikutnya membuat aku lebih kaget lagi. Sms itu dikirim tiga jam yang lalu tapi baru masuk.
“Maafin aku, aku sayang kamu karena Allah”.
Ada degup yang tak beraturan dalam dadaku. Kaget, heran, seneng, ragu, bingung. Seperti ada gelombang tsunami dahsyat yang menghantam perasaanku. Aduh, aku terperosok juga!!
Setelah saat itu aku menyadari bahwa hubungan kami sudah tidak selayaknya. Aku ingin melepaskan diri dari situasi ini sebelum semua bertambah parah. Aku menyadari kesalahan ini dan aku ingin berhenti. Aku mulai membaca buku untuk menjawab problem yang aku hadapi. Aku diamkan dia.
Lalu dia mencoba meyakinkan aku bahwa perasaannya tulus dia rasakan sejak awal pertemuan. Dia mengatakan akan membuktikan kata-katanya bahwa dia akan berusaha untuk lulus dan menginginkan untuk menikahiku dengan proses yang baik. Aku semakin dihantam gelombang keras. Aku tidak ingin dia banyak berjanji karena semua berjalan atas kehendak-Nya. Aku pun menjadi protective terhadap hatiku. Aku mengatakan padanya bahwa hal paling logis yang dapat kami lakukan sekarang hanyalah berusaha meraih cita-cita dulu. Dia pun sangat mendukung kata-kataku. Kami berdua sama-sama berprinsip tidak pacaran.
Lebih jauh aku menyadari bahwa aku mulai tidak konsentrasi pada kuliahku. Virus merah jambu ini kadang melemahkan semangat. Memang benar apa kata orang bahwa virus merah jambu semakin didekati maka semakin menjadi. Tak ada yang mampu mengontrol diri jika sudah seperti ini. Dia terlalu baik. Namun aku harus bisa melepaskan diriku. Meskipun dia seperti Fahri-nya Kang Abik tapi aku tetap harus melepasnya. Berat tapi lama-lama pasti terbiasa. Aku yakin itu.
Aku tak mungkin menyimpan rasa ini sendiri. Aku menceritakannya pada Yang Maha Mendengar. Berdoa pada Allah untuk memberikan jalan yang terbaik untuk kami. Agar dia melindungi kami dan meneguhkan kami di jalan Allah. Aku merasa sudah tidak khusyuk dalam ibadah karena ada bayangnya. Allah, aku malu pada-Mu. Aku ikhlas pada takdir-Mu.
Kini sudah 3 bulan kami tidak saling menghubungi. Akhirnya aku bisa fokus pada kuliah dan praktik klinik. Setelah berusaha keras pada bulan pertama. Sedih, tapi aku harus lebih kuat. Aku ingin membuktikan janji pada kedua orang tua agar bisa lulus tepat waktu dan menjadi anak kebanggaan kedua orang tuaku. Aku kembali bersemangat karena aku ingat bahwa ayahku sudah bekerja keras untuk membiayai kuliah yang tidak murah. Ibuku selalu menyebut namaku dalam lirih doanya. Beliau selalu memenuhi kebutuhanku demi proses pencapaian cita-citaku. Ibu dan ayahku yang mendambakan aku menjadi bidan muslimah yang bermanfaat untuk masyarakat. Dan aku bertanggung jawab untuk mewujudkan mimpi ayah dan ibu.
Keyakinanku akan kuasa Allah bahwa Dia lebih tahu apa yang terbaik. Dan aku panjatkan sebuah doa pada-Nya dan aku percaya suatu saat Allah akan menjawab doa itu. Kini aku harus menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang akan membuatku mengalihkan perhatian pada hal yang lebih penting. Kuliah.
“Ka, di langit bintangnya bagus yah. Cerah banget. Indah. Subhanallah...” Kirana membuyarkan lamunanku. Sejak dua jam yang lalu dia menemaniku duduk di atas balkon.
Aku menoleh dan tersenyum padanya.
“ Setiap malam, kerlipnya indah, Na. Subhanallah...” lirihku dalam hati.

BUKAN CERITA FAHRI..... eps 2

Waktu berlalu. Tak terasa telah dua bulan berjalan dari pertemuan yang di Training EQM itu. Aku sekarang sedang menjalani praktek klinik di rumah sakit. Sebagai mahasiswa kebidanan aku sangat bersemangat menjalani every single day dalam hidupku. Karena aku mencintai duniaku sekarang. Aku mencintai dunia kebidanan. Menjadi bidan adalah salah satu profesi mulia karena bidan menolong ibu yang melahirkan. Dengan ijin Allah, seorang bidan menjadi perantara penolong dua nyawa. Itulah kata-kata ayahku yang selalu terngiang dalam benakku dan menjadi penyemangatku dalam setiap proses perkuliahan dan praktek yang aku tekuni. Sebenarnya bidang garap kebidanan tidak cuma menolong persalinan, tapi luas dari dari mulai bayi sampai lanjut usia.
Banyak kasus yang aku temukan di lapangan. Kasus normal maupun tidak normal. Semuanya membuat aku lebih yakin dan takjub pada kuasa Allah. Saat bayi lahir dari rahim ibunya, dia menangis. Dia adalah makhluk mungil yang dipelihara Allah selama 40 minggu dalam kandungan ibunya. Rasa haru selalu saja memenuhi dadaku saat ibu mulai menggendong dan menyusui bayinya. Indah.
Sms masuk ke hp-ku suatu malam setelah aku membantu menolong persalinan. Aku membukanya.
“ I wonder why, I can’t get u out of my mind.”
Aku tersenyum. Aku mengetik balasan untuknya,“I can say nothing”
Aku tunggu lama, tapi tak ada balasan lagi. Lalu dua jam kemudian ada sms masuk.
“ Kenapa kamu cuekin aku?”
Aku balas, ” sorry, aku ada pasien tadi.”
“ Dari tadi kamu ga respons,” balasnya.
Aku enggan membalasnya. Terlalu manja untuk seorang laki-laki. Aku juga tidak mau nantinya terlalu larut dalam kata-katanya.
Malam berikutnya aku baru pulang dari rumah sakit jam 21.30 malam. Inilah yang harus aku jalani tanpa keluh kesah. Memang tidak baik untuk seorang perempuan, tapi inilah yang harus aku jalani untuk menimba ilmu di lahan. Sebuah sms masuk dan aku membukanya.
“Sedang apa?”
“ Baru pulang dari rumah sakit, km?”tanyaku.
“ Kamu baru pulang?? Tadi ada temannya,kan? Aku lagi baca-baca.”
“ Iya ada temannya, Kirana namanya.”
“Ada sebuah cerita. Dulu waktu ketemu kamu di acara training aku ingin minta no hpmu. Tapi aku malu. Lalu aku berdoa semoga kita di pertemukan. Esok paginya kita bertemu lagi. Aku ga nyangka. Aku mau minta no hpmu, masih malu juga. Lalu aku pasrah, InsyaAllah diberikan jalan.”
Aku spontan kaget membaca sms itu. Apa maksudnya??? Seolah dia mengharapkan bertemu lagi. Untuk apa?? Sms Affan yang terakhir itu spontan membuat aku berpikir kenapa dia menceritakan itu. Aku bertanya padanya.
“ Apa yang kamu rasakan sekarang?”
“ Aku bersyukur ”, dia pandai berkata-kata. Kata-kata itu melukiskan senyum di bibirku.

Selasa, 24 November 2009

BUKAN CERITA FAHRI..... eps 1

Matahari di kota Solo terasa berbeda. Musim kemarau tahun ini lebih panas dari tahun lalu. Global warming telah merambah bumi yang kian padat ini. Perindustrian berkembang pesat di mana-mana. Kendaraan bermotor, pendingin udara, gas produk-produk pengharum yang mengandung CFC telah menjadi penyuplai gas rumah kaca yang terakumulasi dalam jumlah besar di atmosfer yang menghalangi panas matahari keluar dari atmosfer bumi. Perusakan hutan dan lingkungan oleh tangan-tangan jahil yang meraup keuntungan milyaran. Disempurnakan oleh lifestyle manusia yang tidak sesuai dengan prinsip ramah lingkungan semakin memperparah kerusakan alam. Ya,inilah pe-er yang harus dikerjakan oleh generasi muda bangsa ini, menyelamatkan bumi ini dari kerusakan dan sekaligus melestarikannya!
Kuliah farmakologi telah selesai. Dr. Sastroatmodjo keluar dari ruang kuliah disusul teman-teman lain yang sudah tidak sabar pengen pulang. Aku dan Kirana keluar paling akhir. Peluh sedikit membasahi dahi saat aku dan Kirana berjalan ke ruang BEM. Aku menyapu peluh dengan tissue yang aku pegang sejak kuliah tadi. Mataku langsung tertuju pada sebuah pamflet yang bertuliskan Training EQM di papan mading. Aku ingin sekali ikut. Karena di sini aku akan belajar mengontrol diri dan emosiku. Dan betapa beruntungnya, Mbak Niar mengajakku dan Kirana mengikuti acara itu sebagai wakil BEM. Ah....alhamdulillah. Langsung saja aku mendaftar ke nomor yang ada di pojok kiri bawah pamflet.
Besok paginya, tepat pukul 8.00 aku dan Kirana sudah ada di Aula MIPA. Masih sepi sekali. Sepertinya acara akan molor sampai jam 9.00. Jam karet sudah sedemikian membudaya negeri ini, terkenal sampai ke luar negeri. Predikat ini memang tak membanggakan. Waktu adalah kesempatan untuk berbuat, meningkatkan kualitas hidup. Tapi tak banyak yang memperhatikannya. Dan waktu berlalu untuk menunggu.
Aku antusias sekali mengikuti acara ini. Pak Budi, seorang dosen Fakultas Agama Islam UMS yang menjadi trainernya. Peserta dilatih untuk peka mengenal kepribadian diri sendiri dan orang lain sehingga peserta mampu berinteraksi dengan orang lain sesuai dengan kepribadiannya.
Ada sesi dimana peserta dibagi dalam beberapa kelompok. Seorang tutor telah mendatangi kelompokku, dia berperawakan sedang, berkulit cokelat dan tersenyum ramah.
“Kelompok 5 ya? Insyaallah saya akan menjadi pendamping di kelompok ini”.
“Iya, benar ini kelompok 5”, jawabku.
Sesaat kemudian teman sekelompokku membuat posisi melingkar. Kami terdiri dari enam orang plus pembimbing yang belum aku tahu namanya itu.
“ Assalamualaikum, nama saya Affan. Di kesempatan kali ini saya akan membantu teman-teman untuk diskusi bareng,” perkenalannya sangat singkat. Dia terlihat sopan, ramah, kalem, dan selalu tersenyum. Perkenalan itu diikuti dengan teman teman lain sekelompok. Kebetulan dia duduk tepat di hadapanku. Aduh, ini posisi yang sulit!
Ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan Mas Affan. Kami sekelompok diminta menulis jawabannya di kertas. Lalu nanti dibacakan bergiliran. Pertanyaan pertama, bagaimana sifat yang ada di diri kita. Buat aku ini bukan pertanyaan sulit. Langsung aku tuliskan di selembar kertas tentang sifat apa aja yang melekat padaku. Sekilas aku melirik ke teman-teman lain mereka terlihat masih berpikir. Menggigit pulpen dan pandangan matanya lurus ke lantai. Mungkin di situ ada jawabannya. Lebih lucunya lagi ada yang melirik jawaban temannya. Lalu senyum-senyum sendiri.
Mas Affan juga melihat tingkah kami. Dia nyeletuk, “ Kenapa kok pada diem? Mungkin belum pernah menganalisa sifat yang ada pada diri sendiri ya? Tapi Malika ini lancar banget nulisnya. Mungkin udah kenal karakter diri sendiri ya, Malika?”
Teman-teman yang tadinya melihat lantai, sekarang semua malihat padaku. “Iya... mungkin. Hehehe.. “ jawabku sekenanya.
Setelah makan siang ada satu sesi dimana setiap anak diberi kesempatan untuk saling memberi penilaian pada teman. Disana teman teman lain punya pasangan untuk berbicara. Sedangkan aku tak punya. Akhirnya aku ngobrol sama Mas Affan. Dan menyenangkan ngobrol bareng dia. Dia seorang pendengar yang baik dan memberikan feedback secara tepat.
Saat itu aku memang banyak ngobrol bareng dia, tapi aku tak berani menatap dia lama lama. Aku takut nanti bisa terjadi apa apa. Aku hanya menatapnya sekilas aja saat dia mulai pembicaraannya. Sampai salah satu temanku menganggap aku seorang yang pemalu karena selalu menunduk. Namun yang sebenarnya adalah ‘aku takut’.
Sore acara yang menyenangkan itu selesai. Sebelum pulang Mas Affan sempat menyapaku.
“Malika. Makasih yah. Sambil menelungkupkan tangan di depan dadanya.”
“ Sama-sama, mas”. Jawabku singkat, lalu aku pulang bareng Kirana.
Malamnya aku merasa ada yang sedang menyusup dalam hatiku. Sebuah perasaan yang sedikit demi sedikit mulai mengganggu. Kekaguman. Siang tadi teman-temannya memanggilnya Fahri. Kepribadiannya mungkin mirip Fahri, tokoh dalam buku Ayat-Ayat Cinta yang sangat berkesan. Sampai-sampai aku mengalirkan anak sungai air mata di pipiku saat membaca novel pembangun jiwa itu.
Aku shalat. Aku berdoa dalam sujudku agar Allah senantiasa melindungiku. Agar aku terlindung dari perasaan yang terlarang. Aku menangis karena aku takut aku akan menjadi lemah dengan pertemuan tadi siang. Hingga lama aku menangis, kuluapkan apa yang ingin aku ungkapkan pada Allah agar Dia menenangkan perasaan yang tak tentu ini. Dan Dia mengabulkannya. Dia Maha Menguasai Hati hambanya.

Kamis, 19 November 2009

mengunci target

hati ini mengaduh

retak karena terjatuh dari tangan yang tak mampu menjaganya dengan hati

lalu hati ini ingin kembali menggapai mimpi yang sempat tertunda


matahari terik mengeringkan air mata

menampar keras mukaku dan berkata nyaring

apa yang kau lakukan dengan waktumu hai gadis lemah???


sakit rasanya pipiku, hatiku...

menyadari tujuan yang terlewatkan begitu saja karena pendiriannya mulai rapuh

rapuh karena manis kata yang keluar dari bibir pendusta


aku tahu aku tak mungkin menunduk terlalu lama

aku harus membuka kembali mataku dan melihat duniaku

meresapi keadaan sekeliling dan mulai bekerja

menemukan tujuan hidup sejati yang tersimpan dalam ruang dan waktu

memaknai sebuah perjalanan ceritaku dan cerita mereka

yang membutuhkan aku untuk meringankan beban mereka

yang mengharapkan aku menjadi kebanggannya

yang berdoa dengan derai tangis dan tengadah kedua telapak tangannya

dan mereka yang menjerit dalam hampa

untuk mereka aku ada

Senin, 09 November 2009

Belajar dari pohon angsana

Ini adalah sebuah kisah yang telah aku dapatkan dari halaqoh bersama Mb Mega, Angesti, Siwi, Anin, Ina, Anyak pada hari selasa 3 November 2009 di mushola Asy-Syifa FK. Sebuah tausiyah yang memberkan kesan dalam. Dan menjadi cerminan untuk mengingatkan akan sebuah rasa syukur akan nikmat Allah SWT. Cerminan yang membuat aku melihat pada diriku sendiri. Apakah aku telah berusaha untuk bertindak seperti pohon angsana itu??
Mbak Mega, murabbi yang selalu memberikan pencerahan untuk lebih meningkatkan semangat beribadah. Memberikan tausiyah tentang pohon angsana di depan fakultas Pertanian yang mulai berkembang. Selama 2 minggu ini Solo diguyur hujan. Hujan sebagai berkah dari Allah untuk penghuni bumi. Hujan yang dirindukan tanaman sepanjang tengah tahun ini. tanaman yang menunggu karuniaNya dengan senatiasa bertasbih menyucikan namaNya.
“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun” (QS Al A’raaf : 44)
“Tidakkah kamu tahu bahwasanya Allah: kepada-Nya bertasbih apa yang di langit dan di bumi dan (juga) burung dengan mengembangkan sayapnya. Masing-masing telah mengetahui (cara) shalat dan tasbihnya, dan Allah Maha Mengetahui apa yang mereka kerjakan “ (QS An Nuur : 41).
Setelah dalam penantian panjang maka Allah mengirimkan awan di atas bumi. Dan khususnya di bumi Solo yang panas selama musim kemarau. Menurunkan hujan dari awan itu untuk menyejukkan bumi dan memberi kehidupan untuk tumbuh-tumbuhan.
“Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran “ (QS Al A’raaf ; 57).
Lalu setelah penantian itu terjawab. Pohon angsana segera bereaksi untuk menumbuhkan bunganya. Sebagai bentuk rasa syukur atas karunia berupa hujan itu.
“Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu,...” (QS Ibrahim : 32).
Aku ingat kemarin ketika aku melewati jalan depan kampus pertanian aku melihat bunga angsana bermekaran. Bunga berwarna kuning cerah. Menghias pohonnya indah. Dan bunga-bunga mungil itu ikhlas berguguran diterpa angin. Menghujani sepanjang jalan dibawah pohon itu. Rasanya seperti suasana jepang dengan bunga sakuranya. Jika benar-benar diresapi, pemandangan itu akan mampu menenangkan perasaan untuk beberapa waktu.
Bunga angsana yang gugur juga jatuh di atas permukaan danau UNS. Menutup air danau untuk memberinya warna kuning cerah. Menjadi view yang indah untuk para pengagum alam. Belum lagi jika angin bertiup menggoyangkan dahannya dan menggugurkan bunga-bunga angsana dan aku berada di bawahnya, huf.... asyik sekali. Hujan bunga kuning.
Ketik turun karunia Allah, pohon angsana itu segera bereaksi menunjukkan rasa syukurnya lewat bunga yang memberikan keindahan untuk dirinya dan untuk manusia yang melihatnya. Saat itu UNS tak hanya hijau tapi juga ada sentuhan warna kuning yang cerah. Mengingatkan pada Allah yang Maha Kuasa atas segala sesuatu yang menciptakan keindahan sesempurna itu.
“Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman” (QS Al An’aam : 99).
“Semua yang berada di langit dan yang berada di bumi bertasbih kepada Allah (menyatakan kebesaran Allah). Dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu” (QS Al Hadiid ; 1).
Dari pohon angsana itu kita ambil peajaran berharga. Sebuah pelajaran tentang rasa syukur dan upaya untuk memberikan kemanfaatan pada sesama. Pohon angsana menunjukkan rasa syukurnya pada Allah dengan menumbuhkan bunganya untuk mengindahkan dirinya dan selanjutnya mengindahkan lingkungannya. Keindahan yang pada akhirnya dinikmati oleh manusia. Upaya pohon untuk memberikan kemanfaatan dari dirinya untuk lingkungan dan manusia. Subhanallah....
Aku sendiri.. sekarang apa yang telah aku lakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kenikmatan yang Allah berikan padaku. Kenikmatan yang tak mampu kuhitung jumlahnya.
“Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS An Nahl : 18).
Allah yang memenuhi segala keperluanku hingga sekarang. Mewujudkan apa yang aku minta dan mencukupkan kekuranganku.
“Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” (QS Ibrahim : 34).
Apakah aku telah berusaha mengindahkan apa yang ada pada diriku agar aku bisa mengindahkan kehidupan saudara-saudaraku seperti pohon itu? Ataukah aku hanya sibuk untuk mengindahkan diriku untuk aku sendiri? Apakah yang aku lakukan sekarang telah mendukung tujuan untuk mengindahkan diri dengan perbaikan ilmu dan amal yang nyata?
Aku merasa masih harus banyak belajar lagi. Banyak berlatih lagi. Banyak berpikir lagi. Tentang rasa syukur dan kemampuan memberi kemanfaatan. Mengambil pelajaran dari setiap peristiwa untuk meningkatkan pemahaman akan sesuatu.
“Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir” (QS.Al Jaatsiyah :13).
Pemahaman untuk berbuat lebih baik dan lebih bermakna. Berbuat lebih untuk mengindahkan diri sendiri untuk mengindahkan kehidupan orang lain. Sebuah kalimat yang menginspirasi : berikanlah kemanfaatan untuk sebanyak mungkin orang. Karena orang kecil hidup untuk dirinya sendiri dan orang besar hidup untuk umat.

Jumat, 30 Oktober 2009

MANFAATKAN HARTA DAN KESEMPATAN KITA!

Hidup ini sebuah anugrah terindah yang Allah berikan untuk kita hambanya. Setiap detik yang terlewat takkan pernah kembali. Dia akan selamanya menjauh seperti detik-detik yang sekarang sedang menaungi waktu seorang manusia-yang juga akan semakin menjauh.
Ketika waktu yang berharga itu terlewat sia-sia maka itu berarti kerugian besar yang harus kita tanggung. Setiap detik menjadi penentu bagi menit-menit, jam-jam, dan hari berikutnya. Jadi apa yang kamu lakukan hari ini untuk mengisi waktumu???
Pencapaian seperti apa yang kita raih hari ini??
Sudahkah itu mendukung tujuan dan mimpi kita??
Pertanyaan-pertanyaan itu yang harus kita jawab.
Peluang suksesmu bertambah di setiap usaha. Inilah yang jadi kata kunci. Karena banyak tujuan yang ingin kita raih. Banyak hal yang harus kita lakukan sebagai kalifah Allah di muka bumi. Allah mempercayakan kita sebagai manusia yang akan mampu menjadi pemimpin yang diberi amanah untuk memakmurkan bumi. Amanah Allah ini bukan tugas kecil yang bisa kita lakukan. Tanggung jawabnya besar dan itu datangnya saat hari dimana pertanggung jawaban kita diminta dihadapan Allah.
Waktu manusia sesungguhnya sangat terbatas untuk dapat melakukan semua tugas kita. Ada banyak peran yang kita mainkan dan tiap peran itu punya tugas yang di plot pada sebuah skenario. Kita adalah seorang muslim yang tugas utamanya adalah beribadah pada Allah secara vertikal maupun horizontal. Kita sekarang adalah mahasiswa yang punya tugas menuntut ilmu yang bermanfaat sebanyak banyaknya sehingga kita benar-benar menguasai dan mengamalkan ilmu itu suatu saat nanti. Kita juga menjabat sebagai seorang anak yang harus menjadi anak sholeh-sholehah, berbakti pada orang tua, dan memuliakannya selalu. Kitapun menjadi anggota masyarakat yang bertanggung jawab memberikan pengabdian dan kontribusi demi upaya perbaikan masyarakat di segala bidang. Kita adalah seorang teman, kita mungkin seorang adik atau kakak, kita adalah staf dari sebuah organisasi,atau kita adalah pemimpin yang mengarahkan kerja staf kita. Berapa banyak tugas kita dalam hidup ini?? Cukupkah sehari 24 jam untuk kita melakoni setiap tugas itu dengan sempurna??
Tidak!!
Kita tidak akan mampu melakukan semuanya. Tapi kita harus berusaha menjalani peran itu sebaik-baiknya dengan mengatur waktu yang kita punya. Manajemen waktu, itu cara konkrit yang mampu kita aplikasikan dalam setiap hari kita. Dibutuhkan amal jama’I,penetapan tujuan, perencanaan, pengorganisasian, aksi, pengendalian dan evaluasi dari setiap pemanfaatan waktu.
Pastikan bahwa kita mengisinya dengan:
1. Selalu membuat skala prioritas
2. Selalu berusaha lebih keras
3. Jangan tangguhkan pekerjaan
4. Pikirkan untuk menyelesaikan pekerjaan satu persatu secara bertahap
5. Jangan bilang “saya tidak punya waktu untuk hal baik.
(DR> Setiawan Budi Utomo, Lc. M.M, M.BA)
Dan dalam alokasi waktu itu kita sebaiknya memprioritaskan 7 hal :
1. Untuk keimanan
2. Aktivitas dakwah
3. Kerja sosial
4. Aktivitas ilmiah
5. Rumah tangga dan segenap keluarga
6. Mengembangkan ketrampilan pribadi
(Ust. Abu Izzuddin,penulis From Zero to Hero)
Selain kegiatan itu tidak perlu banyak kita masukkan dalam perencanaan alokasi waktu kita. Karena hal lain yang kecil itu saat kita pikirkan justru akan memenuhi pikiran dan kemampuan kita mengenali apa yang penting untuk kita jadi terhambat. Seperti toples yang dimasukkan ke dalamnya batu batu besar hingga penuh, kita masih dapat memasukkan kerikil kecil, pasir, dan bahkan air di sela sela batu besar itu. tapi berbeda halnya jika kita memasukkan kerikil kerikil, pasir, dan air hingga penuh ke dalam toples itu maka batu besar takkan bisa dimasukkan. Sama dengan pikiran kita yang terkonsentrasi untuk melakukan sesuatu dalam waktu yang kita punya. Prioritaskan yang penting, sesuatu yang besar untuk hidup ini.
Alokasikan waktu yang kita punya dengan sesuatu yang bermanfaat. Sesuatu yang akan mendukung langakah kita meraih impian dan cita-cita.
“ Demi masa. Sesungguhnya manusia benar benar dalam kerugian, kecuali orang orang yang beriman dan beramal shalih dan orang orang yang berwasiat dalam kebenaran dan kesabaran.” QS Al-Ashr (1-3). Semoga Allah selalu membimbing kita dalam menapaki jalan kehidupan ini. Semoga cahaya Ilahinya selalu menjadi penerang dalam hati kita. Dia-lah sang penguasa siang dan malam. Hanya kepadanya kita memohon pertolongan. Semoga bermanfaat.

ESTININGTYAS, penghujung Ktober 2009.
ANGIN BERHEMBUS SEPOI SEPOI

Minggu, 11 Oktober 2009

Ilmu Janin dalam Al Qur'an

Ilmu pertumbuhan janin dalam Al Qur’an

An Nahl : 4
Dia telah menciptakan manusia dari mani, tiba-tiba ia menjadi pembantah yang nyata.


Al Hajj : 5
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah.

Al Mukminun : 13
Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).

Al mukminun : 14
Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah, Pencipta Yang Paling Baik


Al fatir : 11
Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah


Yaasin : 77
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata!

Az zumar : 6
Dia menciptakan kamu dari seorang diri kemudian Dia jadikan daripadanya isterinya dan Dia menurunkan untuk kamu delapan ekor yang berpasangan dari binatang ternak. Dia menjadikan kamu dalam perut ibumu kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan[1306]. Yang (berbuat) demikian itu adalah Allah, Tuhan kamu, Tuhan Yang mempunyai kerajaan. Tidak ada Tuhan selain Dia; maka bagaimana kamu dapat dipalingkan?

Al mukmin : 67
Dia-lah yang menciptakan kamu dari tanah kemudian dari setetes mani, sesudah itu dari segumpal darah, kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak, kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa), kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, di antara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu. (Kami perbuat demikian) supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya).

Nuh : 14
Padahal Dia sesungguhnya telah menciptakan kamu dalam beberapa tingkatan kejadian[1519]
[1519]. Lihat surat Al Mu'minun ayat 12, 13 dan 14

Al Qiyaamah : 37
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),

Al Qiyaamah : 38
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya

Al insaan : 2
Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur[1535] yang Kami hendak mengujinya (dengan perintah dan larangan), karena itu Kami jadikan dia mendengar dan melihat.

Al mursalat : 20
Bukankah Kami menciptakan kamu dari air yang hina[1540]?
[1540]. Yang dimaksud dengan air yang hina ialah air mani

‘Abasa : 19
Dari setetes mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya[1557].
[1557]. Yang dimaksud dengan menentukannya ialah menentukan fase-fase kejadiannya, umurnya, rezkinya, dan nasibnya

Ath thariq : 6
Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,

Ath thariq : 7
yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.

Al alaq : 2
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.


Al Imron : 6
Dialah yang membentuk kamu dalam rahim sebagaimana dikehendaki-Nya. Tak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Ar ra’d : 8
Allah mengetahui apa yang dikandung oleh setiap perempuan, dan kandungan rahim yang kurang sempurna dan yang bertambah. Dan segala sesuatu pada sisi-Nya ada ukurannya.

An nahl : 78
Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur

Al mukminun : 78
Dan Dialah yang telah menciptakan bagi kamu sekalian, pendengaran, penglihatan dan hati. Amat sedikitlah kamu bersyukur[1016]
[1016]. Yang dimaksud dengan bersyukur di ayat ini ialah menggunakan alat-alat tersebut untuk memperhatikan bukti-bukti kebesaran dan keesaan Tuhan, yang dapat membawa mereka beriman kepada Allah s.w.t. serta taat dan patuh kepada-Nya. Kaum musyrikin memang tidak berbuat demikian.

Kamis, 08 Oktober 2009

Takdir

Takdir adalah sesuatu yang ingin aku capai dalam hidup. Semua orang yang masih muda tahu takdir mereka. Dan mereka mengejarnya di setiap musim. Berjalan terus untuk mewujudkan mimpi mereka. Keran saat muda itu mereka memiliki semangat terbaik untuk terus maju dan mengupayakan terwujudnya mimpi itu.

Takdir adalah ketetapan Allah yang telah tertulis. Takdir adalah sesuatu yang mutlak ketika telah terjadi. Namun ketika belum terjadi maka takdir masih ada dalam masa ketidak pastian yang mungkin berubah. Karena kita sendiri belum tahu bagaimana takdir itu ditetapkan atas kita. Maka menjadi hal wajib bagi kita untuk berupaya membuat kita pantas untuk takdir yang baik.

Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (QS Ar-Ra’d : 11)

Kewajiban manusia adalah berusaha, dan Allah yang menentukan hasilnya. Selalu menyertai setiap usaha dengan doa agar Allah meridhai upaya kita. Lalu berpasrah setelah kita memastikan telah melakukan yang terbaik dari diri kita. Yang terbaik di setiap detiknya. Dan hasilnya kita tunggu dengan sepenuh keyakinan dan setulusnya doa. Agar Allah memberikan yang terbaik sesuai dengan usaha kita.

Jalan menuju takdir itu dirancang dengan perencanaan yang penuh pertimbangan. Ada arahan yang jelas kemana harus berlayar. Agar jelas pula tempat yang dituju. Membuat peta kehidupan membuat kita lebih terkonsentrasi pada apa yang ingin kita capai. Pada suatu saat kita pun akan menjadi jelas tentang posisi dimana kita berada dan memulai setiap tindakan. Hidup terarah, setiap tahun, setiap bulan, setiap harinya. Arah menuju apa yang ingin kita capai.

Sebenarnya merancang jalan menuju takdir bukan sebuah cara yang mutlak akan mendapatkan takdir yang kita inginkan karena semua bergantung bagaimana proses dalam perjalanan menuju takdir itu. Proses yang benar dan tepat sesuai tuntunan Allah adalah satu-satunya pegangan keselamatan. Jika niat benar memohon ridha-Nya semata, cara benar sesuai aturan Allah, dan dilakukan dengan tanggung jawab dan keikhlasan, serta di maksimalkan dengan doa sebelum, selama, dan setelah proses, maka takdir yang baik itu, insyaallah akan kita dapatkan.

Namun, ada kalanya semua usaha yang kita lakukan, meski kita rasa sudah maksimal namun belum membuahkan takdir yang baik menurut pengetahuan kita. Belum tentu takdir yang telah Allah tetapkan itu adalah hal yang buruk. Bisa jadi Allah memiliki rencana lain yang tidak kita tahu. Bisa jadi ada terselip kesalahan dalam prosesnya. Bisa jadi jalan yang kita tempuh keliru. Bisa jadi niat kita salah. Bisa jadi proses yang kita jalani belum tepat. Yang berarti kita harus lebih interospeksi lagi.

Membuat perencanaan baru untuk memperbaiki keadaan atau merencanakan jalan menuju takdir yang lain. Yang jelas, Allah tidak akan menentukan takdir yang buruk untuk umatnya yang telah berusaha. Mungkin Allah menghendaki kita mendapa takdir yang lain. Jadi kita harus terus berharap hanya pada Allah saja.

Sebenarnya dalam proses perjalanan hidup manusia memang sudah tertulis takdirnya. Tapi jelas sekali manusia tidak tahu apa-apa tentang takdir yang akan diterima. Maka wajib baginya berusaha untuk mendapatkan takdir yang baik. Memang, hidup adalah sebuah roda yang berputar. Kadang bahagia, kadang sengsara. Kadang mulus kadang terjal. Kadang tertawa kadang menangis. Itulah hidup. Takdir yang buruk itu, adalah ujian untuk meningkatkan kualitas kita dimata Allah. Dan sesuai janji Allah, jika kita berusaha berubah maka takdir akan berubah. Dan jika takdir yang beik belum kita dapatkan, kita harus tetap berusaha dan berharap pada Allah tanpa putus asa. Allah akan menyediakan jalan yang baik. Yakin. Percaya. Tawakal. Husnudzan pada Allah.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(QS Al baqoroh 186)

Kita tidak boleh putus asa dan berprasangka buruk pada Allah. Sesuai firman Allah, “Aku akan mengikuti persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku. Selalu menyertainya jika ia berdora kepada-Ku”. (HR Bukhari Muslim)

Tiga Aturan Kebahagiaan

Kebahagiaan kadang datang kadang pergi. Bahagia sulit didefinisikan dengan kata-kata. Hanya bagaimana kita merasakan kebahagiaan itu. Arti bahagia, rasa bahagia, kondisi bahagia, dan cara mendapatkan kebahagiaan itu berbeda bagi tiap orang. Maka bila ada yang menyatakan kebahagiaannya adalah jika banyak harta, punya popularitas, ataupun banyak teman, sah-sah saja bagi mereka. Ada pula sebagian yang lain yang menyatakan kebahagiaan itu jika dia mampu berbuat untuk memberikan manfaat terbaik dan untuk memberikan kebahagiaan untuk orang lain. Lebih banyak memberi manfaat maka dia akan semakin berbahagia. Ini pun adalah sebuah ladang kebahagiaan untuknya.
Ada beberapa aturan mengenai kebahagiaan. Salah satu bingkai dari lukisan kebahagiaan dari sekian banyak bingkai. Salah satu rambu, dari seribu rambu kebahagiaan.
1. Ga semua kesenangan adalah kebahagiaan
Sering kita merasa sudah hepy dan bahagia, tapi ternyata berujung duka. Merasa sudah nyaman di situasi yang membuatnya gembira, tapi saat tersadar sebenarnya membawa kesedihan. Banyak contoh yang ditemui. Salah satunya, pacaran, yang dianggap sebagai sebuah pembenaran dari kesalahan. Pacaran, tidak ada dalam syariat Islam. Sebagian ada yang mengatakan, “senang ya, punya pacar?” atau ada lagi yang bilang, “ enak punya pacar, ada yang nemeni kemana pergi”. Apa sih yang dicari dari pacaran? Cuma main-main yang mendatangkan dosa lebih besar. Batasan-batasan sudah dilanggar, aturan sudah diacuhkan, larangan tak diindahkan lagi.
Padahal jika dilihat lebih jauh, pacaran dapat membawa bencana besar. Dosa besar jika sampai terjadi zina. Naudzubillah.
Bersabar untuk tidak pacaran. Menunggu pasangan terbaik di saat yang tepat adalah lebih bijaksana. Tak perlu khawatir pada jodoh seperti apa yang akan datang. Khawatir apakah dia akan sebaik apa yang diinginkan. Yang paling penting adalah memperbaiki diri dulu. Mempercantik hati dulu. Agar jika saatnya tiba nanti kita menjadi pantas untuk takdir yang baik. Memohon pada Allah agar datang dia yang akan menjadi separuh jiwa. Bersabar.
“ Andaikata kebenaran itu mengikuti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada, dan semua yang ada di dalamnya.sebenarnya kami telah mendatangkan kepada mereka kebanggaan mereka tapi mereka berpaling daari kebanggaan itu” (QS Al Mukmin 71)
2. Jangan berbahagia di atas penderitaan orang lain
Bukan kebahagiaan namanya jika berada di atas penderitaan orang lain. Sikap seorang yang beradab dan beriman saat melihat penderitaan orang lain adalah berempati dan segera memberikan pertolongan. Ia ga tenang jika melihat orang lain kesusahan. Ia akan merasa bahagia jika melihat orang lain bahagia.
3. Kebahagiaan adalah resultan usaha, pikiran, dan perbuatan
Kebahagiaan tidak datang dengan sendirinya tapi perlu diperjuangkan. Ia adalah resultan dari usaha kita membangun kebahagiaan itu. Siapapun yang tak mampu berpikir bahagia maka selama itu ia tak kan merasakan bahagia. Memikirkan hal-hal positif membuat kita merasakan bahagia. We are what we think. Usaha yang besar untuk mendapatkan kebahagiaan yang besar pula.

Suara hati

Kadang hati jadi pengkhianat. Hati tak sejalan dengan apa yang kita lakukan atau seharusnya kita lakukan untuk meraih mimpi mimpi. Wajar saja kalau hati takut kehilangan apa yang telah dimiliki dalam usaha meraih mimpi itu.
Lalu untuk apa kita dengarkan kata hati kita?
Sebab kita takkan pernah bisa membuatnya diam. Kalaupun kita pura pura menulikan telinga dihadapannya. Dia akan selalu bersuara dalam dirimu, mengulangi pikiranmu tentang kehidupan di dunia ini.
Kita harus mendengarkan andaipun dia berkhianat?
Pengkhianatan adalah pukulan tak terduga-duga. Kalau kita mengenal hati kita dengan baik, ia takkan berkhianat. Sebab kita tau pasti mimpi-mimpi dan keinginannya. Dan kau juga tahu cara menyikapinya.
Kita takkan pernah bisa lari dari hati kita, jadi sebaiknya dengarkanlah suaranya. Dengan begitu kau tak perlu takut akan mendapat pukulan yang tak disangka sangka.
Hati berkata, “meski kadang aku suka mengeluh, itu karena aku ini hati manusia. Dan hati manusia memang seperti itu. Orang-orang takut mengejar impian mereka yang paling berharga, sebab mereka merasa takkan layak mendapatkannya atau takkkan pernah bisa mewujudkannya. Kami hati manusia, merasa takut kalau memikirkan orang-orang yang tercinta pergi untuk selamanya, atau saat yang semestinya indah tapi ternyata tidak. Seperti harta karun yang mungkin ditemukan tapi selamanya terkubur sangat dalam. Sebab kalau hal itu terjadi kami akan sangat menderita.
Hati takut menderita.
Katakan pada hatimu, rasa takut akan penderitaan justru lebih menderita daripada penderitaan itu sendiri. Dan takkan ada hati yang menderita saat mengejar impiannya. Sebab setiap detik pencarian itu bisa diibaratkan sebagai pertemuan kembali dengan Tuhan dan keabadian.
“setiap detik pencarian adalah pertemuan dengan Tuhan. Kalau aku berusaha sungguh-sungguh mencari mimp-mimpiku setiap hari terasa membahagiakan sebab aku tau setiap jamnya merupakan bagain dari mimpi menemukan apa yang aku cari.

Jumat, 02 Oktober 2009

Kekuatan dan Keyakinan

ROBERT COLLIER:'kesempatan anda untuk sukses selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan diri yang anda miliki'
masing2 kita punya tujuan dan harapan2 yg akan membuat qt terus berusaha mencpai tjuan itu. selalu ada peluang utk maju saat ada kemauan dan kemampuan yg terus diasah. dan doa pada ALLAH pun menyempurnakan proses pencapaian tjuan itu.
'orang cerdik adalah org yg mempersiapkan dirinya dan beramal utk kebaikan dunia dan akhirat.'
ada 3 kekuatan yg qt punya:
1. kekuatan materi sbg modal yang memudahkan dlm memperjuangkan kbhagiaan
2. kekuatan moral dan mental yg dpt berupa dorongan motivasi dan pujian yg bernilai positif
3. kekuatan ruhiyah yaitu keimanan pd ALLAH SWT yg membuat semangat tak pernah patah meski fisik melemah dan dukungan dari luar tak ada. akan bermakna hidup ini saat kita memiliki tujuan-tujuan hidup yang jelas. SO KEEP ON FIGHTING!

halal bi halal moment. PART 2

Sampai d ruang kuliah, ada miskom dengan jurusan S2 Gizi. Ruang kuliah sudah dijadwal untuk digunakan kuliah S2 Gizi tetapi tak ada konfirmasi. Alhasil kuliah diundur oleh Prof. Bi.

Waktu luang, ada kamera. Hm, ni jiwa model mendadak kambuh. Jadilah aku foto2 ria memenuhi kamera teman. Hehe...

Lalu semua teman2 pulang. Hm, nanti jam 1 kul lagi.

Pulang bareng EFRI. Sebentar membantunya pakai jilbab.

Pada jam 11.30 aku k kampus bawa luna. Niatnya pengen upload foto baru. Efry yang dah ngebet banget pengen segera upload foto mendapat kehormatan di giliran pertama. Aku menyusul. 30 menit berlalu. Dia, pamit pergi ke undangan calon mertuanya. Lalu datang Anin, temanku. Menemaniku. Sama seperti Efry, dia juga pingin upload foto. Aku mengiyakan. Aku menunggu lagi.

Tik tok tik tok.. Waktu berlalu. Karena jaringan wi fi mungkin tersendat. Banyak yang memakai jadi kecepatan transfer data min, hanya 5 Mbps. Lama. Bosan.

Sudah jam setengah 1. Nanti jam 1 ada kuliah. Sebaiknya segera shalat dhuhur saja. Luna kembali k tasku. Aku sampai belum sempat online..

Sebelum berangkat k ruang kuliah, aku menunggu teman teman laen d depan ruang BEM. Aku duduk, merapikan isi tasku. Aku dari tadi menunduk saja. Lalu datang anak BEM yang aneh. Duduk disampingku, membawa es teh di tangannya. Dia duduk menyilangkan kakinya. Hanya diam saja. Sejak dulu memang sangat jarang ada kata yang terlontar dari bibir kita. Hening. Tapi itu lebih baik.

Sudah jam 1 siang! Buru buru mempercepat langkah menuju ruang kuliah. Disana ternyata kita kalah langkah dari dosen. Alhamdulilah masih belum mulai kuliah.

Kuliah selesai jam 14.40. Kita langsung bergerak menuju ruang BEM. Rencananya kita ada halal bi halal dengan BEM-ERS. Tapi entah tempat tujuannya di mana. Pak Presbem sudah agak marah gara2 waktunya molor. Setelah shalat ashar, kita semua berangkat.

Tujuan adalah di solo kuliner. Sebuah resto taman yang cukup nyaman dengan suasana cozy. Penataan meja bagus dan menarik. Ada beberapa kolam udang dan ikan. Dan di beberapa spot terdapat ayunan kecil yang tampaknya akan ambruk jika di naiki orang gemuk kayak aku dan niken. Hi3x..

Teman teman datang menyusul. Jika tadi yang datang adalah para mahasiswi berpakaian putri. Maka yang datang menyusul sekarang adalah para pangeran berkuda. (Perumpamaan yang ga jelas!)

Setiap BEM-ER adalah banci kamera. Di mana mana selalu foto foto. Di tasnya, selain ada buku buku dan laptop, kamera tak pernah ketinggalan.

BERSAMBUNG.

halal bi halal moment

Hanya sebuah cerita tentang hari k 13 syawal 1430 H. Ada 2 jadwal halal bi halal yang ada d schedule. Selain it ada jadwal kuliah PBL dan administrasi pendidikan. Pasti hari yang menyenangkan! Itu yang ku pikirkan saat pertama membuka mata.

Sudah jam setengah 5. Mata kriyip2 ga jelas. Badan lemes, masi capek, panas, punggung kaku. Seperti pakai baju seng yang sudah d jemur di bawah matahari seharian. Yah, masuk angin deh! Q paling takut sakit. Sakit itu bisa ganggu aktivitas. Jadinya ga maksimal ngerjain semua tugas. Apalagì kalo pas kuliah tiba tiba tenggorokan kering, batuk batuk. Ah, ini ga cuma ganggu aku, tapi juga ganggu teman2 semua.

Aq minum aer, sebanyak 500cc. Bertahap, tenggorokan jadi lebih nyaman. Lalu wudhu, shalat. Doa. Semoga hari ini membawa keberkahan.

Aku ingat temanku. Dia yang biasa ngasi obat penenang dengan kata-katanya. Aku minta di doakan biar cepet sembuh.

Jam 07.00 pagi. Teringat jadwal halal bi halal dengan keluarga besar kebidanan dimulai jam setengah 8. Yah, ngebut deh, bersiap siap berangkat. Makan biskuit dikit, minum obat batuk, lalu cabut!

Sampai di pendopo FK, ternyata acara hampir mulai. Aku ngisi daftar hadir, bayar kontribusi, then lepas sepatu dan menuju tempat kosong. Sebelumnya sempat cipika cipiki sama beberapa adik tingkat.

Then, yang menarik dari halal bi halal ini adalah sesi sambutan dr. Tri Budi, SpOG. Beliau menuturkan tentang keutamaan menuntut ilmu dan mengamalkannya. Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim. Ilmu adalah sebagai cahaya yang menerangi hati. Seorang mukmin yang berilmu akan ditinggikan derajatnya di hadapan Allah. Subhanallah..

Dan ketika itu aku teringat pada ayat-ayat Al Quran yang banyak memuat pentingnya menuntut ilmu. Dan tak ada kecuali, tak ada batasan ruang dan waktu. Dengan siapapun gurunya. Dan bagaimanapun kondisinya.

Ya, memang benar. Menuntut ilmu adalah wajib. Berlangsung sejak jauh dari terjadinya pembuahan, tumbuh kembang kehamilan, terjadinya kelahiran, dan proses setelah bayi lahir dan tumbuh dewasa, sampai meninggal. Wajib!

Sebelum acara selesai, dengan sangat berat hati, aku dan teman teman harus meninggalkan acara. Sudah hampir jam 9. Kuliah PBL oleh Prof. Bi di ruang lab Kimia hampir dimulai. Teman2 dan aku minta ijin pada panitia. Paling tidak mereka tahu kenapa kita pergi.

BERSAMBUNG.

Rabu, 02 September 2009

Pembentukan Pribadi Rabbani Masa Embrional

Untuk mewujudkan terbentukna pribadi rabbani metode dan sistem tarbiyah yang komprehensif. Al Qur’an dan sunnah telah memberikan petunjuk dan pedoman yang rinci mengenai cara untuk menjadi pribadi rabbani.
Perkembangan pribadi rabbani sebenarnya tak hanya dimulai setelah manusia terlahir ke dunia. Tapi jauh dari itu adalah pada fase embrional, yaitu masa dimana terjadi pembuahan sel sperma dan ovum kemudian mengalami perkembangan menjadi blastokista, blastula,morula, zigot, lalu menempel pada pada dinding rahim dan menjadi embrio dan selanjutnya berkembang menjadi janin. Perkembangan hasil pembuahan dalam rahim ini dinamakan fase embrional.
Fase embrional adalah fase penentu dan penting karena fase ini merupakan awal terbentuknya eksistensi insan yang akan dipersiapkan untuk terlahir ke bumi. Menurut Al Banjari (2008) ada beberapa kewajiban yang harus dilakukan :

1. Mencari pasangan hidup yang benar
Perlu diketahui bahwa menikah bukan sekedar pelampiasan hasrat sex, namun lebih tinggi dari itu adalah kepatuhan terhadap Allah dan Rasulnya, melaksanakan amanat ketuhanan, yaitu melahirkan calon khalifah yang diharapkan dapat meneruskan pengembangan tugas dan amanat kenabiansecara proporsional dan profesional.
Pasangan yang akan dinikahi harus memilki kualitas agama yang baik.
“ perempuan itu dinikahi karena 4 faktor : karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang bagus agamanya” (HR Bukhari Muslim)
Menurut hadits, dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah. Wanita shalihah adalah untuk laki-laki shalih, dan sebaliknya.
Apabila kehidupan pernikahan seorang laki-laki dan wanita berdasarkan pada pengamalan agama yang baiik dan benar maka eksistensi dan esseni dirinya telah berubah menjadi insan rabbani sehingga benih keturunan (genetika) akan berpadu melalui perkawinan yang akan menghasilkan kemuliaan kebaikan, dan keagungan dihadapan Allah dan hamba-Nya.

2. Niat dan iktikad perkawinan yang lurus karena Allah
Niat perkawinan adalah kesengajaan hati untuk menjalin hubungan kasih sayang dan cinta antara laki-laki dan perempuan dalam ikatan yang sah menurut syariat Islam, sebagai bukti penghambaan kepada Allah dan mengikuti sunnah Nabi Muhammad Saw. Perkawinan adalah demi mengharapkan keridhaan, kecintaan, dan perjumpaan dengan Nya. (Al Banjari, 2008)

3. Pelaksanaan pernikahan yang benar
Pelaksanaan pernikahan hendaknya sesuai tuntunan agama agar tidak mengurangi substansi dari pernikahan itu sendiri. Harus ada restu dari orang tua kedua belah pihak. Mahar hendaknya yang bermanfaat untuk kehidupan kelak yang diperoleh secara halal.

4. Kualitas sperma dan ovum yang baik
Makanan yang masuk ke tubuh hendaknya berasal dari harta yang halal, bersih, sehat dan bergizi. Apabila makanan terbuat dari sesuatu yang baik, bersih dan bergizi maka akan menjadikan kesehatan pada gamet (sel kelamin) yang membawa faktor genetik yang baik. Jika terjadi pembuahan maka akan menghasilkan bibit yang baik dan sehat pula.
jika kita memakan makanan haram seperti bangkai, darah, minuman keras, napza, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan. Juga merokok meskipun terlihat sepele namun dampak jangka panjangnya dapat mengakibatkan kanker, tidak hanya pada paru-paru tapi dapat menyebar ke bagian tubuh yang lain. Racun pada rokok juga tidak baik untuk kesehatan sperma karena jelas racun pada rokok akan mempengaruhi pertumbuhan sperma.

5. Memohon perlindungan dari Allah katika melakukan hubungan suami istri
Rasulullah mengajarkan pentingnya memohon perlindungan pada Allah. Hikmahnya setan akan menjauh dari proses hubungan itu baik melalui pikiran, hati, atau pada hasil pembuahan nanti.

6. Saat kehamilan
Pada kehamilan merupakan ujian kesabaran untuk calon ibu dan calon ayah. Karena selama kehamilan akan terjadi banyak perubahan fisik dan psikologis ibu. Pada awal kehamilan ibu akan menjadi sensitif akan dirinya, saat pertengahan si ibu mungkin sudah mampu menerima kehamilannya, dan pada akhir kehamilan maka si ibu akan fokus pada kesehatan bayinya. Hal ini menjadi tanggung jawab suami untuk mengerti keadaan istrinya dan memperlakukan istri dengan baik. Karena kondis emosi ibu mempengaruhi perkembangan janin dalam kandungan.
Pada masa ini suami istri harus selalu mendekatkan diri kepada Allah sehingga pikiran dan tubuh selalu dialiri oleh kebaikan dan ketakwaan. Karena menurut Emoto dalam The Power Of True Water, elemen air dalam diri akan bereaksi menurut pikiran kita. Saat di stimulasi dengan pikiran positif maka akan menghasilkan kristal yang indah. Apalagi jika air dalam tubuh distimulasi oleh kalimat-kalimat Allah yang mulia maka kekuatan Ilahiyah akan masuk ke dalam kandungan dan masuk ke dalam tubuh bayi, masuk ke dalam sel-sel tubuhnya.

Ini adalah proses embrional untuk membentuk pribadi rabbani. Intinya, kualitas spiritual dari kedua orang tuaya yang akan mempengaruhi pembentukan janin dengan energi-energi ke-Ilahi-an. Harus disadari bahwa proses embrional ini penting, maka kedua orang tua harus memperhatikan pemikiran, tindakan, dan juga kebersihan hatinya.

Belajar dengan SaVI

Hidup adalah belajar. Prosesnya telah dimulai sejak dalam kandungan dan baru akan berakhir jika manusia meninggal. Dari penelitian membuktikan bahwa sejak janin berumur 24 minggu janin telah belajar menggenggam, mengepakkan kaki, merasakan sari makanan dari air ketuban. Pada usia 38 minggu dia telah mampu mendengar, mengingat, dan merasakan kondisi emosi dari ibunya. Itulah mengapa pada usia kehamilan 28 minggu sebaiknya ibu sering memperdengarkan musik klasik yang dapat membantu merangsang perkembangan otaknya agar dia berkembang dalam intelligent maupun emosional.
Belajar adalah sebuah kewajiban setiap manusia. Untuk melakukan segala sesuatu selalu ada ilmunya agar dapat menghasilakan outcome yang diharapkan. Untuk dapat mengetahui apa hakikat hidup ini pun kita membutuhkan ilmu. Ilmu adalah sebuah jalan menuju solusi segala permasalahan. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW ,”Barang siapa menginginkan dunia maka wajib baginya dengan ilmu, barang siapa yang meninginkan akhirat maka wajib baginya untuk mencari ilmu. Dan barang siapa menginginkan dunia akhirat maka wajib bagnya untuk mencari ilmu.
Era global, era komunikasi seperti ini kita benar-benar dituntut untuk memiliki ilmu dan kompetensi yang mampu bersaing. tak dapat dipungkiri bahwa untuk menjadi bangsa yang maju maka kualitas setiap elemen pembangunan harus prima. Negara kita yang kaya akan sumber daya ini membutuhkan manusia yang mampu menggali, mengelola, dan memanfaatkan potensi yang ada untuk memakmurkan rakyat. Agar rakyat tidak semakin tertindas dengan masuknya segala komoditas barang dan jasa yang dikuasai bangsa lain.
Metode belajar yang baik diperlukan untuk dapat melakukan preses belajar yang baik. Setiap orang punya kekhasan metude dalam prose belajarnya. Hal itu tak menjadi masalah karena memang cara seseorang menangkap dan memproses setiap informasi juga berbeda. Secara umum ada beberapa 4 pendekatan yang dilakukan ketika seseorang mengakses informasi. Pendekatan itu adalah SAVI.
SAVI merupakan kependekan dari: Somatis, Auditori, Visual, Intelligent.
1. Somatis
Somatis berasal dari kata soma yang berarti tubuh. Belajar somatis berarti menggunakan seluruh tubuhnya untuk belajar. Contohnya adalah latihan, praktik, belajar dengan menggerakkan anggota tubuh. Anak kecil biasanya belajar dengan cara ini, baik itu dalam pendidikan formal ataupun informal. Karenanya anak kecil lebih cepat belajar karena dengan menggerakkan anggota tubuh maka memori yang tersimpan akan semakin banyak dan tahan lama karena semakin banyak indera yang bekerja menerima impuls.

2. Auditori
Auditori berarti pendengaran, yaitu belajar dengan mendengarkan suara dosen, guru, kaset, atau rekaman audio. Mungkin untuk sebagian orang yang belajar dengan cara ini cukup baginya belajar dengan hanya duduk mendengarkan dosen tanpa perlu mencatat. Karena fungsi otaknya lebih baik dalam menangkap informasi audio.


3. Visual
Visual berarti penglihatan. Pendekatan belajar ini lebih mementingkan aspek bentuk dan gambar dalam mengolah dan menyimpan informasi. Orang orang yang belajar denagn cara ini akan lebih suka belajar dengan gambar, grafik, peta konsep yang unik. Juga dengan membaca buku. Sobbota misalnya, buku atlas anatomi manusia yang tebal dan rumit namun menjadi senjata khas untuk para mahasiswa kedokteran. Itulah mengapa aspek visualisasi sering ditonjolkan dalam buku-buku untuk membuat informasi lebih mudah dicerna.

4. Intelijen
Intelijen adalah belajar dengan mengunakan kemampuan berpikir dan menyelesaikan masalah. Proses belajar ini lebih tinggi tingkatannya dibandingkan pendekatan yang lain. Disini terjadi perkembangan pola pikir. dengan intelijen maka akan melahirkan ilmu baru baik itu ilmu murni maupun terapan. Hasilnya nanti akan mempengaruhi pandangan dan pola pikir yang ada sebelumnya sehingga akan terjadi perubahan gaya berpikir.

Pada dasarnya semakin banyak indera yang bekerja maka akan semakin banyak informasi yang dapat diserap dan semakin kuat tersimpan dalam memori otak. Ketika kuliah seseorang akan lebih banyak mendengar penjelasan dan sedikit visualisasi dari slide perkuliahan. Maka kita pun harus aktif memproses dan mengolah informasi itu. Kembangkan kemampuan dalam berimajinasi dalam otak, kemudian secara bersamaan kita mengolah informasi yang kita dapat dengan bersikap kritis dan bertanya ketika ada hal yang kurang dipahami. Sempernakan juag dengan konsentrasi pada praktikum yang penting untuk meningkatkan skill kita. Jadi waktu kita kulaih kita sudah menyerap sebagian besar informasi mengingatnya kuat dalam memori. Sehingga tak ada lagi yang namanya wayangan sebelum ujian. Hehehe....

Jumat, 28 Agustus 2009

Meninggalkan yang Haram, Menuju yang Halal

Barangsiapa meninggalkan sesuatu dlm kondisi haramnya niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal (hadits).
Mlm itu ada seorang lelaki hendak merampok. Karena belum mendapat hasil rampokan dan merasa kelaparan, dia singgah di masjid tempat Rasulullah mengajarkan nilai nilai kehidupan. Ia minder dengan profesinya tsb. Dia duduk di pojok. Jauh dari para sahabat Nabi.
Rasulullah bersabda,'barang siapa meninggalkan sesuatu dalam kondisi haramnya, niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal'.
Sayup sayup ia dengar satu nasihat Nabi itu. Hanya kalimat itu yang ia rekam di memori, lainnya lewat.
Malam makin larut dan lapar makin menjadi di perut. Dia keluar mencari mangsa. Dilihatnya ada rumah janda muda terbuka pintunya. Kesempatan emas di depan mata. Hidangan tersaji menyambut rasa laparnya. Ia ingin mengambil makanan, tapi hatinya tergetar. Pesan Nabi hadir, 'barangsiapa meninggalkan sesuatu dalam kondisi haramnya, niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal'. Maka ia urungkan niat mencuri makanana.
Ia hendak keluar rumah, namun ia melihat lemari besi berisi perhiasan. Saat itu dia mampu menjual perhiasan dan hidup berkecukupan. Tapi saat hendak meraih harta itu, pesan Nabi kembali hadir di benaknya. Ia batalkan rencananya.
Masih lapar, ia bergegas keluar. Namun ia melihat ada janda muda tertidur. Syahwatnya berkobar. Ia datangi janda itu. Ia kembali tersentak sadar karena terlintas pesan Nabi tadi. Ia meruntuhkan syahwatnya.
Takut, lapar, gemetar. Ia kembali ke masjid Nabi beristighfar. Subuh datang. Ia masih di masjid dalam kelaparan, ketakutan.
Pagi hari seorang wanita menghadap Nabi. Ia ceritakan ada orang yang menyatroni rumahnya tadi malam. Ia hendak merampok dan memperkosanya. Ia meminta Nabi mencarikan suami yang sholeh dan siap melindungi.
Nabi mencari orang yang bersedia mendampingi janda ini. Nabi ditunjukkan pada laki-laki yang sedang sendiri. Lalu keduanya menikah.
Pesan Nabi kembali hadir. Barangsiapa meninggalkan sesuatu dalam kondisi haramnya, niscaya ia mendapatkannya dalam kondisi halal. Terbukti kini ia halal makan makanan yang semalam haram, ia halal memiliki harta dan perhiasan wanita yang kini jadi istrinya. Ia halal menggauli istrinya yang semula haram baginya.
(Solikhin Abu Izzuddin)

Hal yang demikian mungkin saja terjadi pada kita. Tanpa dibatasi oleh kapan, apa, siapa, dimana, dan bagaimana. Kuncinya adalah keyakinan. Keyakinan untuk merespon perubahan. Keyakinan kuat yang menumbuhkan spirit membara.

Senin, 03 Agustus 2009

harapan baru dari kegagalan

garis hidup manusia telah ditulis. menjadi sebuah ketetapan yang terjadi suatu hari nanti. jika dan hanya jika ketetapan itu terjadi dalam hidup maka itulah yang dinamakan takdir.
manusia, berada pada sebuah lingkaran kekuasaan Yang Maha Tinggi. lingkaran yang selalu berputar, kadang diatas kadang dibawah. lingkaran itu berputar pada poros waktu yang konstan. diatas hanya sekejap mata, dibawah hanya sedetik masa.
kala waktu membawa pada saat berat dalam hidup, berisi kekecewaan, tangis, kegagalan, kesedihan. logika tak mampu menjelaskan mengapa dan bagaimana.

kecewa dan gagal. setiap orang pasti pernah mengalaminya. telah berupaya keras pikiran dan raga, telah memohon dengan segenap harapan namun kemenangan masih belum di tangan.
kapal yang ku nahkodai seakan melawan arus. sekeras apapun mesin kapalku bekerja, tapi aku tak kunjung tiba di mana aku ingin berlayar. angin pun kiranya berhembus tak sejalan dengan ku.
manusia hanya berencana dan Allah yang menentukan hasil akhirnya. jika sekarang aku harus menelan kekecewaan maka inilah yang harus aku terima. kegagalan bukan akhir dari perjuangan. karena seorang pahlawan yang berani adalah dia yang mampu bangkit dari kegagalan dan merencanakan jalan lain menuju kesuksesan. dia yang menjadi lebih kuat setelah menghadapi kegagalan dan mampu belajar dari kegagalan itu. manusia akan lebih banyak belajar dari kegagalan..karena kesuksesan biasanya melenakan. itulah pemahaman yang harus ditanamkan.

usaha yang aku lakukan tidak mampu membuahkan kesuksesan yang nyata. itu berarti aku harus lebih banyak mencurahkan energi dan semangat berjuang. lebih keras dan lebih cerdas. bekerja dan terus bekerja. dan Allah akan melihat pekerjaan itu. aku yakin harapan itu masih ada dalam dadaku. harapan yang menjadi lentera dalam gelap. dan pastilah Allah akan memberikan harga yang pantas untuk setiap usaha. jika tidak sekarang pasti di waktu yang tepat nanti.
ini bukan saatnya menangis lagi, karena ada banyak rencana yang harus di realisasikan dengan tanggung jawab. kesuksesan itu akan datang, cepat atau lambat. dan dengan segala kelemahan diri aku memohon kekuatan dari Dia Yang Maha Kuat agar aku mampu mengupayakan jalan kesuksesan. dan Allah Yang Rahman-Rahim semoga memberikan bimbingan dan ridha Nya untuk hamba yang tak tau apa apa ini. Ya Allah, ampunilah hamba yang hina ini. AMIN

Kamis, 30 Juli 2009

Hidayah

Hidayah hanya datang pada hati yang merindukannya, yg mencarinya, dan yang sungguh2 mengharapkannya.
Ketenangan setelah datang hidayah, tak terbayar oleh dunia seisinya.

Kamis, 23 Juli 2009

Mencari Makna Dalam Kesendirian

Ada beberapa saat dalam hari hari yang saya miliki, saya merasa sendiri dan hanya ada saya dalam kamar kos tercinta saya. Beberapa teman kos bercerita tentang hari mereka, dan beberapa yang lain tertawa dengan lelucon yang mereka ceritakan. saya hanya mendengarnya dari balik pintu kos yang saya tutup rapat.
saya duduk diam, beberapa saat yang lalu saya shalat isya' lalu saya ingin diam sejenak. diam dan hanya mendengarkan suara hati saya.
selama beberapa waktu belakangan, saya merasa sendirian. meskipun saya berkumpul bersama teman2, -bercerita, tertawa- tapi saya masih merasa sendiri. dan kini saya mencari apa yang menyebabkan saya menjadi melankolis dalam kesendirian ini.
saya diam, dengan mukena yang masih membalut tubuh saya. saya menutup kedua mata, menjelajahi pikiran, menilik kedalam hati dan perasaan. lama, dan saya hanya merasakan hampa. saya menderita. dan hati saya sakit tiap kali saya menyusuri liku perasaan yang kian sunyi. hanya nama Allah yang saya gaungkan di hati ini. berpasrah dan memohon ketenangan.. menengadah untuk mencari perlindungan. tak dapat saya pungkiri lagi, merasa sendiri karena jauh dari manusia amatlah sedih, namun merasa hampa karena jauh dari ALLAH sedemikian menderita.
lalu saya mencari ketenangan dengan membaca Al Qur'an. setiap kata menjadi embun sejuk dalam dada. surat Al Fath telah sampai d penghujungnya. saya membuka lagi mulai ayat pertama dan mendalami maknanya, dan dengan terus berharap hati saya mendapatkan ketenangan. untaian kalimat penuh makna itu menyusup dalam jiwa, membawa tenteram yang dalam. lalu mengalirkan sungai air mata di pipi saya.
hanya mampu menunduk, dengan isak tangis yang makin menjadi saat saya baca ''Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana'' (QS Al-Fath : 4)

''Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon, maka Allah mengetahui apa yang ada dalam hati mereka lalu menurunkan ketenangan atas mereka dengan memberi balasan kepada mereka dengan kemenangan yang dekat (waktunya) '' (QS Al-Fath : 18)

nyatalah sekarang ketenangan dalam diri saya. karena saya sadar, Allah mengingatkan saya untuk terus mendekat pada-Nya. dan bahwa sesungguhnya Allah tak pernah meninggalkan saya.

Senin, 20 Juli 2009

lukisan

beberapa interaksi dgn seseorang akan memberi warna baru dalam hidup. warna yang dia lukiskan dalam hidup kita mungkin bukan warna indah yang menjadi penyejuk, tp menjadi noda yang membuat rusaknya lukisan di hidup. sebelumnya, warna itu disapukan sesuai dengan jiwa lukisan dalam kanvas. tapi tak berapa lama waktu menunjukkan bahwa bentuk warna yang disapukan itu menjadi sesuatu yang buruk. merusak keindahan dari goresan warna sebelumnya.
sadar setelah sebagian kanvas telah rusak, aku menangis. cukup lama..
lalu aku lihat lagi lukisan itu. ingin merobek kanvas lalu membuangnya dalam tong sampah besar, dibakar, lalu dibuang ke laut seperti abu yang hanya mengotori duniaku.
lalu aku pikir lagi, sebenarnya yang membuat lukisan jadi indah itu bukan karena bentuknya dan warnanya yang sama. tapi ada kalanya bentuk dan warna lain yang sedikit berbeda. itulah yang terlihat indah.
aku lihat, goresan warna tak berbentuk itu aku biarkan tetap disana. aku sapukan warna yang aku suka, aku memperindahnya. dan aku mencoba agar noda buruk itupun bisa indah. dan tak sesulit yang aku kira, noda itu tetap disana, tapi aku memberi sentuhan rasa. dan inilah yang menjadikan lukisan ini bertambah makna.

Rabu, 15 Juli 2009

when Allah speaks

Allah berbicara pada manusia dengan ciptaanNya. Allah memberikan makna tentang kuasaNya yang nyata. dari diri yang kompleks hingga alam semesta yang begitu sempurna..akal pun tak mampu membayangkan seberapa besar kekuasaan Nya.
merasakan apa yang terjadi, lalu mencoba mengilhaminya..
ternyata dalam setiap kejadian ada makna berharga tentang hidup.
saat hati kemudian tersentuh, ada perasaan yang masuk ke hati. sulit mengungkapkan apa yang dirasa, karena tak ada kata kata yang bisa mendefinisikan bagaimana rasanya.
saat itu...nilai nilai baru telah menyusup ke dalam dasar hati. dasar yang paling dasar dimana jiwa tersimpan. jika nilai nilai baru yang berisi kebaikan itu mengisi dasar hati, maka akan tampak dalam tingkah laku dan tutur kata. dan jadilah nilai baik itu jadi bagian dirinya.

Sabtu, 16 Mei 2009

ketika ada perpisahan

ada pertemuan ada perpisahan. itu pasti.
memang itu tak bisa dihindari.

ketika pertemuan itu membawa kenyamanan maka kita seolah tak rela untuk menghadapi perpisahan. kita ingin selamanya menikmati kebersamaan yang pastinya membawa kesan sendiri di benak kita. entah kesan itu karena obrolan santai, karena canda ringan yang lucu, karena sharing ilmu, dan lain=lainnya. pastinya sayang sekali ketika pertemuan itu harus terbatasi oleh waktu dan tempat.

.......... perpisahan.....

unspeakable.

Kamis, 16 April 2009

INFERTILITAS PADA WANITA

Memiliki keturunan adalah dambaan bagi pasangan yang telah menikah. Dalam agama di sebutkan bahwa salah satu tujuan pasangan melangsungkan pernikahan adalah melahirkan dan membina generasi baru yang tangguh dalam menegakkan syariat Islam di bumi. Generasi penerus yang akan memakmurkan bumi. Anak yang shalih dan shalihah yang mendoakan kedua orang tuanya adalah amal jariyah yang tiada putus pahalanya dari Allah SWT.
Fertilitas atau kesuburan adalah kemampuan pasangan menjadikan kahamilan dan kelahiran seorang anak hidup. Sedangkan infertilitas atau ketidaksuburan merupakan ketidakmampuan pasangan untuk menjadikan kehamilan dan kelahiran anak. Kasus infertilitas ini menjadi sangat sensitif bagi pasangan, yang pada sebagian kasus akan mengakibatkan keretakan rumah tangga.
Infertilitas merupakan masalah kompleks. Penyebab infertilitas dari pihak wanita sekitar 40%, dari pihak pria sekitar 40%, dan faktor keduanya sekitar 20%. Pada tulisan ini akan dibahas infertilitas pada wanita yang dirangkum secara komprehensif.
Menurut Dr. Abdurrahman Laqif, SpOG dalam sebuah simposium An Update Management of Infertility yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa DIV Kebidanan memberikan penjelasan lebih jauh mengenai infertilitas pada wanita.
BAGAIMANA FUNGSI SISTEM REPRODUKSI WANITA?
Organ utama dalam sistem reproduksi wanita adalah:
1. Uterus ( rahim)
2. Endometrium, yang merupakan lapisan di dalam ronggan uterus yang selama kehamilan menebal dan berisi banyak pembuluh darah yang berfungsi untuk tempat hidup dan mensupport kehidupan janin. Bila tidak ada kehamilan maka lapisan ini akan luruh secara periodik pada saat menstuasi.
3. Serviks Uteri ( leher rahim)
4. Tuba Fallopi ( saluran tempat terjadinya fertilisasi atau pembuahan )
5. Ovarium ( indung telur ) yang mempunyai 200.000-400.000 folikel paa saat pubertas juga memproduksi hormon esterogen, progesteron, dan testosteron atas perintah FSH dan LH
6. Hipotalamus yang memproduksi gonadotropin-releasing hormone (GnRH)
7. Hipofise ( pituitari) yang memicu follicle stimulating hormone FSH dan luteinizing hormone LH karena dipicu oleh GnRH
Ovulasi merupakan proses yang rumit tetapi penting dalam fertilisasi. Tergantung pada sistem organ dan sistem hormon. Fertilisasi terjadi sebagai berikut : sperma yang telah dikeluarkan dapat bertahan sampai tiga hari bila sampai tuba fallopi. Sedangkan sel telur dapat bertahan hingga 24 jam, kecuali bila dibuahi, biasanya di ampulla tuba. Bila sel telur (ovum) dibuahi maka akan terjadi pembelahan zigot dan akan dihantarkan dalam rahim dalam waktu 2-4 hari, kemudian menempel (berimplantasi) pada dinding endometrium pada hari ke 6-7.
APA SAJA FAKTOR RESIKO INFERTILITAS PADA WANITA
Penyebab terjadinya infertilitas antara lain : gangguan ovulasi, penyakit tuba/pelvis, faktor pria, dan faktor lain yang tak dapat dijielaskan. Anovulasi merupakan penyebab infertilitas sekitar 30% dari wanita, faktor rahim atau tuba bertanggung jawab atas 20%, faktor pria kira-kira 40 %, faktor kelainan anatomi kira-kira 5%, faktor serviks atau faktor imunologi merupakan sisa dari kasus tanpa kelainan yang spesifik (unexplained infertility).
Faktor gaya hidup dan lingkungan memberikaan kontribusi besar pada kejadian infertilitas.
1. Merokok
Nikotin dan unsur-unsurnya seperti nikotin memiliki efek tak diinginkan pada banyak mekansme biologi yang diperlukan untuk mekanisme reproduksi manusia dan hewan percobaan. Wanita yang merokok memilki kadar esterogen yang bersirkulasi lebih rendah an lebih cepat mengalami menopause. Ini bisa disebabkan adanya atresia oosit. Merokok memperlamawaktu konsepsi dan terjadiny abortus spontan. Merokok juga menurunkan jumlah dan kualitas sperma.
2. Alkohol, zat aditif dan kafein
Konsumsi alkohol dalam jumlah besar dapat mengurangi kesuburan dan berwfwk buruk terhadap organ reproduksi. Wilcox, et al melaporkan bahwa wanita yang menikah yang minum kopi lebih dari empat cangkir perhat=ri memlliki kesempatan hamil 81% persilkus dari wanita yang tidak minum kopi. Grodstein, et al juga melaporkan bahwa konsumsi kafein lebih dari 7 gran perbulan meningkatnkan resiko faktor tubal, endometriosis dan infertilitas karena faktor serviks. Mueller, et al melaporkan bahwa ganja meningkatkan resiko infertil karena faktor ovulatory terutama pada pemakaian saat pregnancy. Mekanisme anovulasi terjadi karena penekanan pada sekresi GnRH dan gonadotropin.



3. Faktor lingkungan
Polusi udara, zat kimia yang terkandung pada tempat makanan yang terbuat dari plastik, pestisida, paparan yang kuat terhadap gelombang elektromagnetik microwave dan emisi mikrowave.

4. Stress
Stress bisa menyebabkan gangguan menstruasi terutama amenore (tidak menstruasi) dan meningkatkan kejadian abortus (keguguran).
PENYEBAB INFERTILITAS PADA WANITA
1. Disfungsional ovulasi
Pasien-pasien ini dapat dibagi menjadi 3 kategori berdasar pada kondisi hormonal mereka. Pertama termasuk pasien dengan hypoesterogenic hypogonadism. Pasien ini memiliki kadar estrogen seperti wanita postmenopausal, denagn kadar FSH normal sampai rendah. Dengan kadar PRL normal. Kelompok ini termasuk pasien-pasien amenorea hipotalamik, anoreksia nervosa, amenorea karena latihan latihan berat/penurunan berat badan berlebihan, dan sindrom Kallman.
Kelompok kedua meliputi kelopmpok pasien denagn kadar essterogen dan FSH normal. Sindrom ovaria Polikistik merupakan contoh kelompok ini.
Kelompok yang ketiga ditandai dengan adanya hipogonadisme hipergonadotropic. Pasien-pasien ini kadar FSH meningkat dan kadar estrogen rendah (seperti wanita post menopause), termasuk kegagalan ovaian prematur.
2. Kegagalan ovarium prematur (menopause terlalu awal)
Sindrom ovariaum polikistik ( Policystic Ovarian Syindrom / PCOS) adanya temuan obesitas yang patologis, amenorea tidak menstruasi) / oligomenorea (siklus menstruasi panjang) dan hirsutisme pertama digambarkan oleh Stein dan Leventhal dalam 1935. PCOS merupakan penyebab anovulasi kerena faktor ovarium yang paling banyak. Dikenal sebagai suatu sindrom dari anovulation dan hyperandrogenism yang kronis. Ini adalah salah satu yang paling banyak menyebabkan gangguan kesehatan, seperti obesitas, peningkatan resiko penyakit kardiovaskuler, noninsulin dependent DM, dan kanker endometrium.
3. Kelainan fungsi tiroid
Hipertiroidisme dan hipotiroidisme bisa mengakibatkan gangguan haid karena terjadinya anovulasi. Mekanisme terjadinya gangguan haid muncul karena terjadi perubahan metabolisme androgen dan estrogen. Tingkat dari gangguan bervariasi dari amenorea ke perdarahan uterus disfungsional. Kecuali pada kasus-kasus berat, kebanyakan pasien-pasien hipertiroid masih mengalami ovulasi dan subur. Oleh karena itu adanya kehamilan tetap herus dipertimbangkan pada pasien amenorea yang menderita hipertiroid.
4. Hiperprolaktinemia
Prolaktin disekresi terutama oleh sel-sel lactotrophs hipofise dari posterolateral adenohipofisis, yang merupakan lokasi yang paling terjadi priolaktinoma. Prolaktin adalah suatu hormon peptida yang mempunyai struktur serupa denga hormon somatomamotropik termasuk hormon pertumbuhan dan human placental lactogen. Sekresi laktogen dipicu oleh bermacam substansi, seperti TRH, GnRH dan oksitosin. Mekanisme terjadinya anovulasi pada amenorea hiperprolaktinemia diperkrakan karena adanya hambatan pulsatilas GnRH oleh karena peningkatan kadar PRL . hiperprolaktinemia menyebabkan suatu kegagalan dari respon umpan balik positif yang diikuti oleh pengeluaran gonadotropin yang dipicu oleh estrogen. Sehingga pasien memperlihatkan kadar LH dan FSH yang rendah.
5. Faktor tuba dan panggul
Dinegara maju kejadian radang panggul pada wanita usia 15 sampai 39 tahun adalah 10-13 per 1000 wanita, pada kelompok umur 20-14 tahun kira-kira 20 per 1000 wanita. Timbulnya adang panggul sangat berhubungan denagn penyakit PMS (penyakit menular seksual) yaitu neisseria dan Chlamydia trachomatis. Resiko terjadinya PMS meningkat dengan banyaknya mitra seksual. Faktor resiko juga dihunbungkan dengan awal usia pertama kali hubungan seks,status perkawinan dan penggunaan obat. Penelitian Westrom menunjukkan bahwa radang panggul merupakan faktor risiko kuat terjadinya infertilitas karena faktor tuba atau kehamilan ektopik. Pemakaian alat kontrasepsi IUD dihubungkan dengan risiko peningkatan kejadian radang panggul dan infertilitas.
6. Endometriosis
Kejadian endometriosis dilaporkan lebih benyak terjadi pada wanita infertil daripada yang fertil. Verkauf membandingkan 143 wanita yang dilakukan laparoskopi diagnostik untuk infertilitas dengan 251 wanita subur yang menjalani ligasi tuba secara laparoskopik. Endometriosis ditemukan 38,5% dari pasien infertil dibandingkan 5,2% dari wanita subur. Mekanisme endometriosis menyebabkan infertilitas bervariasi. Perlengketan tuba fallopi dan indung telur dapat menyebaban gangguan mekanis dalam transfer telur ke fimbria. Endometriosis berat dapat menyebabkan obstruksi tuba. Telah dilaporkan adanya peningkatan prostaglandin pada cairan peritoneal pasien denagn enndometriosis. Ini bisa menghalangi motilitas tuba atau folliculogenesis dan fungsi kor[us luteum. Sebagai tambahan peningkatan jumlah makrofag peritoneal dan sitokinin-sitokinin juga dilaporkan pada wanita dengan endometriosis. Makrofag=makrofag ini dapat menyebabkan fagositosis dari spermatozoa.
7. Kelainan fase luteal (kagagalan implantasi)
Kelainan fase luteal disebabkan oleh kelemahan korpus luteum dalam memproduksi progesteron. Progesteron berfungsi untuk mempersiapkan endometrium selama implantasi dan pertumbuhan embrio di uterus. 25-60% wania mengalami infertilaiats karena kegagalan implantasi hasil konsepsi pada endometrium.
8. Mioma uteri
Mioma uteri terutama yang besar atau mioma submukosa dapat menyebabkan kelainan pada endometrium, penyumbatan tuba fallopii, atau kelainan rongga uterus, dan perubahan posisi serviks uteri.

Jumat, 27 Februari 2009

GRIYA SEHAT SSC BEM FK UNS

Health is a worth thing. It is main modal to do all activities. We have to be healthy to work, to read, to study, to fight on our way whatever it is.

Nowadays, cost to keep our health is very expensive. We need much money to see the doctor, then we have to buy drugs that is not cheap. Then it will be so much expensive when we have to get intesive care in a hospital. Millions rupiah be spent to pay for it.

For some people spending much money to get good health is not a problem. But not for another people. Some of middle end people don't have much money to reach public health service when they are sick. So if sick they don't go to the doctor but they just buy free drugs in a drugstore that is not good because the consumption is not based on doctor's recipe.

Due to that problem, we think that it will be better to prevent then to cure. It cost more cheap and easy to apply every day. One of preventive method that is very important is washing hand before eat, preparing food, giving food for another,and after go to the toilet. The behavior of live clean and healty should be socialize so that they know how to stay healty by preventing not curing.

Ssc bem fkuns ìs being called to take part in this situation. We wanna give a little contribution to make a good health people around us. We hope that GRIYA SEHAT SSC BEM FKUNS can approach closer to people. Our goals is the progressive people health status especially in Mojosongo, Surakarta.

We are planning to give free curing service and health promotion.
The service is about curing by doctor, phsycology consultance, antenatal care or pregnancy examination. We will also give health promotion about keeping health of environment.
Now alhamdulilah we have held second time of free curing service. And alhamdulilah mojosongo people interested. Listed +-80 people got free curing in the first time. Then only +-20 people who got free curing. it is because of heavy rain so only few people went to the masjid-place where the activities was held. We hope to Allah to give us strength to do all the plans well.

Rabu, 25 Februari 2009

studi kasus : kehamilan ektopik terganggu

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kami masih diberikan kesehatan, kekuatan lahir dan batin sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang kami beri judul “ KEHAMILAN EKTOPIK TERGANGGU dan ASUHAN KEBIDANANNYA“.
Dapat selesainya makalah ini tidak lepas dari bantuan semua pihak baik secara moril maupun material. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada :
1.dr. Widiyanto, SpOG selaku dokter pembimbing
2.Ibu Siti Syamsiah, Amd. Keb selaku kepala ruang VK/Shinta
3.Seluruh bidan, perawat, serta karyawan RS Medika Mulya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu
Kami menyadari masih banyak kekurangan dan keterbatasan dalam pembuatan makalah ini, maka kami mengharap kritik dan saran yang membangun sehingga kami dapat memperbaiki makalah ini kearah sempurna.
Demikian kata pengantar yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.


Wonogiri, Januari 2009

Penulis


LANDASAN TEORI

KEHAMILAN EKTOPIK
DEFINISI
Kehamilan ektopik merupakan salah satu komplikasi kehamilan dimana ovum yg sudah dibuahi menempel dijaringan yang bukan dinding rahim. Kehamilan ektopik terjadi bila sel telur yang dibuahi berimplantasi dan tumbuh di luar endometrium kavum uteri. Kehamilan ekstrauterin tidak sama dengan kehamilan ektopik karena kehamilan pars interstisialis tuba dan kanalis servikalis masih termasuk dalam uterus, tetapi jelas bersifat ektopik.
Sebagian besar kehamilan ektopik berlokasi pada tuba, sangat jarang terjadi implantasi pada ovarium, rongga perut, kanalis servikalis uteri, tanduk uterus rudimenter, dan diventrikel pada uterus. Berdasarkan implantasi hasil konsepsi pada tuba, terdapat kehamilan pars interstisialis tuba, kehamilan pars ismika tuba, kehamilan pars ampularis tuba, dan kehamilan infundibulum tuba. Implantasi telur bersifat columner ialah pada puncak lipatan selaput tuba atau intercolumner ialah antara lipatan selaput lendir. Setelah telur menembus epitel, maka pada implantasi intercolumner telur masuk ke dalam lapisan otot tuba karena tidak ada desidua ; pada implantasi columner telur terletak pada lipatan selaput lendir.
Walaupun kehamilan terjadi diluar rahim, rahim membesar juga karena hipertrofi dari otot-ototnya yang disebabkan pengaruh hormon-hormon yang dihasilkan trofoblas, begitu pula endometriumnya berubah menjadi desidua vera. Setelah janin mati, desidua ini mengalami degenerasi dan dikeluarkan sepotong demi sepotong, tapi kadang-kadang lahir secara keseluruhan hingga merupakan cetakan dari cavum uteri. Pelepasan desidua ini disertai dengan perdarahan dan kejadian ini menerangkan gejala perdarahan pervaginam pada kehamilan ektopik yang terganggu.
Perkembangan kehamilan tuba biasanya tidak dapat mencapai cukup bulan, biasanya berakhir pada minggu ke-6 sampai minggu ke-12, yang paling sering antara minggu ke-6 sampai minggu ke-8.
Kehamilan di luar tuba ialah kehamilan ovarial, kehamilan intraligamenter, kehamilan servikal, dan kehamilan abdominal primer atau sekunder. Kehamilan intrautein dapat ditemukan bersamaan dengan kehamilan ekstrauterin. Dalam hal ini dibedakan menjadi dua jenis, yaitu combined ectopic pregnancy dimana kehamilan intrauterine terdapat pada waktu yang sama dengan kehamilan ekstrauterin dan compound ectopic pregnancy yang merupakan kehamilan intrauterine pada wanita dengan kehamilan ekstrauterine lebih dahulu dengan janin yang sudah mati menjadi litopedion.

FREKUENSI
Dalam kepustakaan frekuensi kehamilan ektopik dilaporkan antara 1 : 28 sampai 1 : 329 tiap kehamilan. Kejadian kehamilan tuba sebesar 95 % dari kehamilan ektopik. (Helen varney, 2002 )
Gejala kehamilan ektopik terganggu yang dini tidak selalu jelas, sehingga tidak dibuat diagnosisnya. Tidak semua kehamilan ektopik berakhir dengan abortus dalam tuba atau rupture tuba. Sebagian hasil konsepsi mati dan pada umur muda kehamilan diresorbsi. Pada hal yang terakhir ini penderita hanya mengeluh haidnya terlambat untuk beberapa hari.
Pemakaian antibiotika dapat meningkatkan frekuensi terjadinya kehamilan ektopik. Antibiotic dapat mempertahankan terbukanya tuba yang mengalami infeksi, tetapi perlekatan menyebabkan pergerakan silia dan peristaltis tuba terganggu dan menghambat perjalanan ovum yang dibuahi dari ampulla ke rahim sehingga implantasi terjadi pada tuba.
Kontrasepsi juga dapat mempengaruhi frekuensi kehamilan ektopik terhadap jumlah kelahiran di rumah sakit atau masyarakat. Banyak wanita dalam masa reproduksi tanpa factor predisposisi untuk kehamilan ektopik membatasi kelahiran dengan kontrasepsi, sehingga jumlah kelahiran turun, dan frekuensi kehamilan ektopik terhadap kelahiran secara relative meningkat. Selain itu IUD dapat mencegah secara efektif kehamilan intrauterine tetapi tidak mempengaruhi kejadian kehamilan ektopik.
Sebagian besar wanita yang menga lami kehamilan ektopik berumur antara 20-40 tahun dengan umur rata-rata 30 tahun. Frekuensi kehamilan ektopik yang berulang dilaporkan berkisar antara 0-14,6 %.

1.Kehamilan Tuba
ETIOLOGI
Etiologi kehamilan ektopik telah banyak diselidiki, tetapi sebagian besar penyebabnya tidak diketahui. Tiap kehamilan dimulai dengan pembuahan sel telur di bagian ampulla tuba, dan dalam perjalanan ke uterus, telur mengalami hambatan sehingga pada saat nidasi masih di tuba, atau nidasinya di tuba dipermudah.
Factor-faktor yang mempengaruhi ialah sebagai berikut.
1.Factor dalam lumen tuba
a.Endosalpingitis dapat menyebabkan perlekatan endosalping, sehingga lumen tuba menyempit atau membentuk kantong buntu
b.Pada hipoplasia uteri lumen tuba sempit dan berkelok-kelok dan hal ini sering disertai gangguan fungsi silia endosalping
c.Operasi plastic tuba dan sterilisasi yang tak sempurna dapat menjadi sebab lumen tuba menyempit

2.Factor pada dinding tuba
a.Endometriosis tuba dapat mempermudah implantasi telur yang dibuahi dalam tuba
b.Divertikel tuba congenital atau ostium assesorius tubae dapat menahan telur yang telah dibuahi
3.Factor diluar dinding tuba
a.Perlekatan peritubal dengan distorsi atau lekukan tuba dapat menghambat perjalanan sel telur
b.Tumor yang menekan dinding tuba dapat menyempitkan lumen tuba
4.faktor lain
a.migrasi luar ovum, yaitu perjalanan dari ovarium kanan ke tuba kiri- atau sebaliknya- dapat memperpanjang perjalanan sel telur yang dibuahi ke uterus, pertumbuhan telur yang terlalu cepat dapat menyebabkan implantasi premature
b.fertilisasi in vitro

PATOLOGI
Proses implantasi ovum yang dibuahi, yang terjadi di tuba pada dasarnya sama dengan di kavum uteri. Telur di tuba bernidasi secara kolumner atau interkolumner. Pada yang pertama telur berimplantasi pada ujung atau sisi jonjot endosalping. Perkembangan telur selanjutnya dibatasi oleh kurangnya vaskularisasi dan biasanya telur mati secara dini dan kemudian diresorbsi. Pada nidasi interkolumner telur bernidasi antara 2 jonjot endosalping. Setelah tempat nidasi tertutup maka telur dipisahkan dari lumen tuba oleh lapisan jaringan yang menyerupai desidua dan dinamakan pseudokapsularis. Karena pembentukan desidua di tuba tidak sempurna malahan kadang kadang tidak tampak, dengan mudah vili korialis menembus endosalping dan masuk ke dalam lapisan otot otot tuba dengan merusak jaringan dan pembuluh darah. Perkembangan janin selanjutnya bergantung pada beberapa faktor seperti tempat implantasi, tebalnya dinding tuba, dan banyaknya perdarahan yang terjadi oleh invasi trofoblas.
Di bawah pengaruh hormone esterogen dan progesterone dari korpus luteum graviditatis dan trofoblas, uterus menkjadi besar dan lembek; endometrium dapat pula berubah menjadi desidua. Dapat ditemukan pula perubahan perubahan yang terjadi pada endometrium yang di sebut fenomena Aries-Stella. Sel epitel membesar dengan intinya hipertrofik, hiperkromatik, lobuler, dan berbentuk tak teratur. Sitoplasma sel dapat berlubang-lubang atau berbusa, dan kadang-kadang ditemukan mitosis. Perubahan tersebut hanya ditemukan pada kehamilan ektopik. Setelah janin mati, desidua dalam uterus bernidasi dan kemudian dikeluarkan berkeping-keping, tapi kadang kadang dilepaskan secara utuh. Perdarahan yang dijumpai pada kehamilan ektopik terganggu berasal dari uterus bdan disebabkan oleh pelepasan desidua yang degeneratife.
Mengenai nasib kehamilan dalam tuba terdapat beberapa kemungkinan. Karena tuba bukan tempat untuk pertubbuhan hasil konsepsi, tidak mungkin janin bertumbuh secara utuh seperti dalam uterus. Sebagian besar kehamilan tuba terganggu pada umur kehamilan antara 6-10 minggu.
1.Hasil konsepsi mati dini dan diresorbsi
Pada implantasi secara kolumner, ovum yag dibuahi cepat mati karena vaskularisasi dan dengan mudah terjadi resorbsi total. Dalam keadaan ini tidak mengeluh apa apa, hanya haid terlambat untuk beberapa hari.
2.Abortus ke dalam lumen tuba
Perdarahan yag terjadi karena pembukaan pembuluh-pembuluh darah oleh vili korialis pada dinding tuba oleh tempat implantasi dapat melepaskan mudigah dari dinding tersebut bersama dengan robeknya pseudokapsularis. Pelepasan ini dapat terjadi sebagian atau seluruhnya, tergantung pada derajat perdarahan yang timbul. Bila pelepasan menyeluruh mudigah dengan selaputnya dikeluarkan dalam lumen tuba dann kemudian di dorong oleh darah ke arah ostium tuba abdominale. Frekuensi abortus dalam tuba tergantung pada implantasi telir yang dibuahi. Abortus ke lumen tuba lebih sering terjadi pada kehamilan pars ampullaris, sedangkan penembusan dinding tuba oleh vili korialis kea rah peritoneum biasanya terjadi pada kehamilan pars ismika. Perbedaan ini disebabkan karena pars ampularis lebih luas, sehingga dapat menghikuti lebih mudah pertumbuhan hasil konsepsi dibandingkan deangan bagian ismus dengan lumen sempit.
Pada pelepasan hasil konsepsi yang tak sempurna pada abortus, perdarahan akan terus berlangsung, dari sedikit sedikit oleh darah, sehingga berubah menjadi mola kruenta. Perdarahan yang berlangsung terus menyebabkan tuba membesar dan kebiru-biruan (hematosalping), dan selanjunya darah mengalir ke rongga perut melalui ostium tuba. Darah ini akan berkumpul di kavum Douglas dan akan ,berkumpul membentuk hematokel retrouterina.
3.Ruptur dinding tuba
Ruptur dinding tuba sering terjadi bila ovum berimplantasi pada ismus dan biasanya pada kehamilan muda. Sebaliknya ruptur pada pars interstisialis terjadi pada kehamilan yang lebih lanjut. Faktor utama yang menyebabakan ruptur adalah penembusan vili koriales ke dalam lapisan muskularis tuba terus ke peritoneum. Ruptur dapat terjadi secara spontan, atau karena trauma ringan seperti koitus atau pemeriksaan vaginal. Dalam hal ini akan terjadi perdarahan dalam rongga perut, kadang-kadan g banyak sampai menimbulkan kematian. Bila pseudokapsularis ikut pecah, maka terjadi pula perdarahan dalam lumen tuba. Darah dapat mengalir ke dalam rongga perut melalui ostium tuba abdominale.
Bila pada abortus dalam tuba ostium tuba tersumbat, ruptur sekunder dapat terjadi. Dalam hal ini dinding tuba, yang telah menipis oleh invasi trofioblas, pecah karena tekanan darah dalam tuba. Kadang-kadang ruptur terjadi di arah ligamentum latum dan terbentuk hematoma intraligamenter antar a 2 lapisan ligamentum itu. Janin hidup terus, terdapat kehamilan intraligamenter.
Pada ruptur ke rongga perut seluruh janin dapat keluar dari tuba, tetapi robekan tuba kecil, perdarahan terjadi tanpa hasil konsepsi dikeluarkan dari tuba. Bila penderita tidak dioperasi dan tidak meninggal karena perdarahan, nasib janin tergantung pada kerusakan yang diderita dan tuanya kehamilan. Bila janin mati dan masih kecil, dapat diresirbsi seluruhnya; bila besar, kelak dapat berubah menjadi litopedion.
Janin yang dikeluarkan dari tuba dengan masih diselubungi oleh kantong amnion dan dengan plasenta ,masih utuh, kemungkinan rongga perut, sehingga akan terjadi kehamilan abdominal sekunder. Untuk mencukupi kebutuhan makanan bagi janin, plasenta dari tuba akan meluaskan implementasinya ke jaringan sekitarnya, misalnya ke sebagian uterus, ligamentum latum, dasar panggul, dan uterus.

Gambaran klinik
Gambaran klinik kehamilan tuba yang belum terganggu tidak khas, dan penderita maupun dokternya biasanya tidak mengetahui adanya kelainan dalam kehamilan, sampai terjadinya abortus tuba atau rupture tuba. Karena biasanya kehamilan ektopik memberikan gejala-gejala yang jelas dan khas kalau sudah terganggu. Pada umumnya penderita menunjukkan gejala-gejala kehamilan muda, dan mungkin merasa nyeri sedikit diperut bagian bawah yang tidak seberapa dihiraukan. Pada pemeriksaan vaginal uterus membesar dan lembek, walaupun mungkin tidak sebesar tuanya kehamilan. Tuba yang mengandung hasil konsepsi karena lembeknya sukar diraba pada pemeriksaan bimanual.
Gejala dan tanda kehamilan tuba terganggu sangat berbeda-beda, dari perdarahan banyak yang tiba-tiba dalam rongga perut sampai terdapatnya gejala yang tidak jelas, sehingga sukar membuat diagnosisnya. Gejala dan tanda bergantung pada lamanya kehamilan ektopik terganggu, abortus atau rupture tuba, tuanya kehamilan, derajat perdarahan yang terjadi, dan keadaan umum penderita sebelum hamil.
Nyeri merupakan keluhan utama pada kehamilan ektopik terganggu. Pada rupture tuba nyeri perut bagian bawah terjadi secara tiba-tiba dan intensitasnya disertai dengan perdarahan yang menyebabkan penderita pingsan dan masuk kedalam syok. Biasanya pada abortus tuba nyeri tidak seberapa hebat dan tidak terus-menerus. Rasa nyeri mula-mula terdapat pada satu sisi; tetapi, setelah darah masuk kedalam rongga perut, rasa nyeri menjalar kebagian tengah atau ke seluruh perut bawah. Darah dalam rongga perut dapat merangsang diafragma, sehingga menyebabkan nyeri bahu dan bila membentuk hematokel retrouterine, menyebabkan defekasi nyeri.
Perdarahan pervaginam merupakan tanda penting kedua pada kehamilan ektopik terganggu. Hal ini menunjukan kematian janin, dan berasal dari kavum uteri karena pelepasan desisua. Perdarahan yang berasal dari uterus biasanya tidak banyak dan berwarna coklat tua. Frekuensi perdarahan dikemukakandari 51 hingga 93 %. Perdarahan berarti gangguan pembentukan human chorioniuc gonadotropin. Jika plasenta mati, desidua dapat dikeluarkan seluruhnya.
Amenorea juga merupakan tanda penting pada kehamilan ektopik. Lamanya amenorea tergantung pada kehidupan janin, sehingga dapat bervariasi. Sebagian penderita tidak mengalami penderita amenorea karena kematian janin terjadi sebelum haid berikutnya. Hal ini menyebabkan frekuensi amenorea yang dikemukakan berbagai penulis sekitar 23-97 %.
Pada kehamilan ektopik terganggu ditemukan pada pemeriksaan vaginal bahwa usaha menggerakan serviks uteri menimbulkan rasa nyeri, demikian pula kavum douglas menonjol dan nyeri pada perabaan. Pada abortus tuba biasanya teraba dengan jelas suatu tumor di samping uterus dalam berbagai ukuran dengan konsistensi agak lunak. Hematokel retrouterina dapat diraba sebagai tumor dikavum douglas. Pada rupture tuba dengan perdarahan banyak tekanan darah dapat menurun dan nadi meningkat; perdarahan lebih banyak lagi dan menimbulkan syok.
Kehamilan ektopik terganggu sangat bervariasi, dari yang klasik dengan gejala perdarahan mendadak dalam rongga perut dan ditandai oleh abdomen akut sampai gejala –gejala yang samar-samar, sehingga sukar membuat diagnosis.
a.Gambaran gangguan mendadak
Peristiwa ini tidak sering ditemukan. Penderita, setelah mengalami amenorea dengan tiba-tiba, menderita rasa nyeri yang hebat didaerah perut bagian bawah dan sering muntah-muntah. Nyeri dapat demikian hebatnya, sehingga penderita jatuh pingsan. Penderita tak lama kemudian masuk dalam keadaan syok akibat perdarahan dengan tekanan darah menurun, nadi kecil dan cepat, ujung ekstremitas basah, pucat, dan dingin. Seluruh perut agak membesar, nyeri tekan, dan tanda-tanda cairan intraperitoneal mudah ditemukan. Pada pemeriksaan vaginal forniks posterior menonjol dan nyeri raba, pergerakan serviks menyebabkan rasa nyeri. Kadang-kadang uterus teraba sedikit membesar dengan disebelahnya suatu adnex tumor, tetapi biasanya sulit karena dinding abdomen tegang.
b.Gambaran gangguan tidak mendadak
Abortus tuba atau yang terjadi perlahan-lahan
Rasa nyeri yang tidak terus menerus diperut bagian bawah; kadang-kadang rasa nyeri itu hebat pula
Darah dalam rongga perut, rasa nyeri menetap
Anemia terjadi karena perdarahan berulang
Disebelah uterus terdapat tumor (hematosalping)=kadang menjadi satu dengan hematokel retrouterina=kavum douglas sangat menonjol dan nyeri raba
Pergerakan serviks nyeri
Rasa penuh didaerah rectum dan merasa tenesmus
c.Gambaran gangguan atipik
Pada keadaan ini pasien biasanya diobati untuk obat infeksi pelvic selama beberapa minggu sebelum keadaan sebenarnya diketahui. Hal ini dikarenakan gambaran klinik kadang-kadang tidak begitu jelas, sehingga diagnose tidak dibuat.
Jadi, gejala-gejala kehamilan ektopik yang terpenting dapat disimpulkan sebagai berikut:
Nyeri perut
Amenorrhea
Perdarahan pervaginam
Shock hipovolemik
Nyeri bahu dan leher ( iritasi diafragma )
Nyeri pada palpasi
Nyeri pada toucher
Pembesaran uterus
Tumor dalam rongga panggul
Gangguan kencing
Perubahan darah
Diagnosis
Pada kehamilan ektopik belum terganggu cenderung sukar menegakkan diagnose, sehingga sebagian besar penderita mengalami abortus tuba atau rupture tuba sebelum keadaan menjadi jelas. Alat bantu yang dapat digunakan untuk membantu menegakkan diagnose yaitu :
Ultrasonografi, laparoskopi, kuldoskopi
Anamnesa
Pada wanita reproduktis yang mengalami amenorea dengan keluhan nyeri perut bagian bawah atau kelainan haid serta kadang-kadang terdapat gejala subyektif kehamilan muda, kemungkinan kehamilan ektopik dapat dipikirkan.
Pemeriksaan umum
Penderita Nampak kesakitan dan pucat.
Pemeriksaan ginekologi
Tampak tanda-tanda kehamilan muda, pada perabaan uterus teraba membesar dan kadang-kadang teraba tumor di samping uterus, cavum douglas menonjol dan nyeri raba ( menunjukkan hematokel retro uterine ), nyeri pergerakan cervik, kadang suhu naik.
Pemeriksaan laboratorium
Pemeriksaan hemoglobin, biasanya ditemukan anemia
Pemeriksaan jumlah sel darah merah membantu menegakkan diagnose terutama bila terjadi perdarahan dalam rongga perut
Pemeriksaan leukosit, bila leukosit meningkat hal ini menunjukkan adanya perdarahan. Tetapi jumlah leukosit tidak lebih dari 20.000, karena hal ini menunjukkan keadaan infeksi pelvic.
PP test, pada kehamilan ektopik tidak selalu hasil test kehamilan menunjukkan positif. Karena kemungkinan pada saat dilakukan PP test telah terjadi kematian hasil konsepsi dan degenerasi trofoblas yang menyebabkan penurunan kadar human chorionic gonadotropin menurun sehingga menyababkan hasil test negative. Pada Kehamilan ektopik kadar hCG rendah untuk usia gestasi.
Reaksi galli mainini, kalau positif maka ada kehamilan. Reaksi yang negative tidak berarti
Douglas punksi, jarum besar yang dihubungkan dengan spuit ditusukkan kedalam cavum douglas di tempat cavum douglas menonjol kedalam fornix posterior. Jika terhisap darah ada 2 kemungkinan, yaitu adanya darah dalam cavum douglas jadi ada perdarahan dalam rongga perut ; tertusuknya vena dan terhisapnya daerah vena dari daerah tersebut. Maka untuk mengatakan douglas punksi positif, darah yang dihisap mempunyai sifat sebagai berikut ; berwarna merah tua, tidak membeku setelah dihisap, biasanya di dalamnya terdapat gumpalan-gumpalan darah yang kecil.
Kuldosintesis
Untuk mengetahui apakah pada cavum douglas terdapat darah.
Ultrasonografi
Diagnosis pasti ialah apabila terlihat kantong gestasi berisi janin hidup yang letaknya di luar cavum uteri, namun gambaran ini hanya dijumpai pada 5-10 % kasus. Sebagian besar kehamilan ektopik tidak memberikan gambaran yang spesifik. Besar uterus kemungkinan normal atau mengalami sedikit pembesaran yang tidak sesuai dengan usia kehamilan. Cavum uteri sering berisi cairan eksudat yang diproduksi oleh sel-sel desidua, yang pada pemeriksaan terlihat sebagai struktur cincin anekhoik yang disebut kantong gestasi palsu ( pseudogestational sac). Perdarahan intraabdominal yang terjadi pada kehamilan ektopik terganggu juga tidak memberikan gambaran spesifik, tergantung dari banyak dan lamanya proses perdarahan. Gambaranyya dapat berupa massa anekhoik di cavum douglas yang mungkin meluas sampai ke bagian atas abdomen. Bila sudah terjadi bekuan darah, gambarannya berupa massa ekhogenik yang tidak homogen.
Laparoskopi
Laparoskopi hanya digunakan sebagai alat bantu diagnostic terakhir untuk kehamilan ektopik, apabila hasil penilaian prosedur diagnostic yang lain meragukan.

Diagnosis diferensial
Infeksi pelvic
Gejala yang menyertai infeksi pelvic biasanya timbul waktu haid dan jarang setelah mengalami amenorea. Nyeri perut bawah dan tahanan yang dapat diraba pada pemeriksaan vaginal pada umumnya bilateral. Perbedaan suhu rectal dan axilla melebihi 0,5 °C. leukositosis lebih tinggi dari kehamilan ektopik, tes kehamilan negative.
Abortus imminens atau insipiens
Perdarahan lebih banyak dan lebih merah sesudah amenorea, rasa nyeri yang yang lebih kurang berlokasi di daerah median dan bersifat mules. Tidak teraba tahanan di samping atau dibelakang uterus, gerakan serviks tidak menimbulkan nyeri.


Rupture korpus luteum
Biasanya terjadi pada pertengahan siklus haid. Perdarahan pervaginam tidak ada dan tes kehamilan negative.
Torsi kista ovarium dan appendicitis
Gejala dan tanda kehamilan muda, amenorea, biasanya tidak ada perdarahan pervaginam. Tumor pada kista ovarium lebih besar dan lebih bulat daripada kehamilan ektopik. Nyeri perut bawah pada appendicitis terletak pada titik McBurney.

Penanganan
Penanganan kehamilan ektopik pada umumnya adalah laparotomi. Pembedahan membutuhkan anastesi umum ( general anastesi ). Dalam tindakan pembedahan, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu :
Kondisi penderita
Keinginan penderita akan fungsi reproduksinya
Lokasi kehamilan ektopik
Kondisi anatomic organ pelvic
Kemampuan bedah mikro dokter operator
Kemampuan teknologi fertilitas invitro setempat
Hasil pertimbangan tersebut menentukan apakah perlu dilakukan salpingektomi pada kehamilan tuba atau dapat dilakukan pembedakan konservatif dalam arti hanya dilakukan salpingostomi atau renastomosis tuba. Apabila kondisi pasien syok, lebih baik dilakukan salpingektomia.
Pada kasus kehamilan ektopik di pars ampularis tuba yang belum pecah pernah dicoba ditangani dengan menggunakan kemoterapi untuk menghindari tindakan pembedahan. Criteria kasus yang diobati dengan cara ini adalah :
Kehamilan di pars ampularis tuba belum pecah
Diameter kantung gestasi ≤ 4 cm
Perdarahan dalam rongga perut kurang dari 100 ml
Tanda vital baik dan stabil
Obat yang digunakan adalah ialah methotrexate 1 mg/kg IV dan citrovorum factor 0,1 mg/kg IM berselang-seling setiap hari selama 8 hari.
Implikasi keperawatan pada kehamilan ektopik, yaitu :
Kaji segera status hemodinamik pasien untuk menentukan banyaknya darah yang hilang
Dapatkan kadar hemoglobin, tipe, dan cocok silang
Dapatkan kadar hCG serum untuk menegaskan kehamilan
Berikan cairan pengganti secara intra vena
Siapkan pasien untuk menjalani laparotomi guna meligasi perdarahan dan memperbaiki tuba yang rusak
Berikan RH0 globulin imun (RHIG) sebagai perlindungan isoimunisasi bagi pasian yang darahnya RH negative
Jika tuba tidak rupture, antisipasi pemakaian methotrexate oral diikuti dengan leucovorin sampai diperoleh titer hCG negative
Tawarkan dukungan emosional pada pasien dan pasangannya, beri kesempatan pada merika untuk berduka atas diakirinya kehamilan dan kemungkinan diangkatnya tuba falopi, beri kesempatan pada pasien untuk mengungkapkan masalah kehilangan dan usia subur dimasa mendatang secara verbal.

Prognosis
Kematian karena kehamilan ektopik terganggu cenderung turun dengan diagnosis dini dan persediaan darah yang cukup. Tetapi bila pertolongan terlambat, angka kematian dapat tinggi. Pada umumnya kelainan yang menyebabkan kehamilan ektopik bersifat bilateral. Sebagian wanita menjadi steril setelah mengalami kehamilan ektopik, atau dapat mengalami kehamilan ektopik lagi pada tuba yang lain.

2. Kehamilan Interstisiil
Implantasi telur terjadi dalam pars Interstisialis tuba. Karena lapisan miometrium disini lebih tebal maka rupture terjadi lebih lambat, kira-kira pada bulan ke-3 atau ke-4. Kalau rupture maka akan terjadi perdarahan hebat karena tempat ini banyak pembuluh darahnya sehingga dalam waktu yang singkat dapat menyebabkan kematian. Terapi yaitu histerektomi.

4.Kehamilan Ovarial
Jarang terjadi dan biasanya berakhir dengan rupture pada hamil muda. Perdarahan pada ovarium ini dapat disebabkan bukan saja oleh pecahnya kehamilan ovarium, tetapi bias oleh rupture kista korpus luteum, torsi dan endometriosis. Gejala-gejalanya sama dengan kehamilan tuba. Stux membagi kehamilan ovarial menjadi 3, yaitu : intra folikular (nidasi pada folikel), superficial (implantasi pada permukaan ovarium), interstisial (pada pars interstisialis ovarium). Untuk mendiagnosa kehamilan ovarial harus dipenuhi criteria dari speigelberg.

5.Kehamilan Cervikal
Kehamilan cervical jarang sekali terjadi, nidasi terjadi dalam selaput lendir cervik, dengan tumbuhnya telur servik mengembung. Kehamilan cervik biasanya berakir pada kehamilan muda karena menimbulkan perdarahan hebat yang memaksa pengguguran. Placenta sukar dilepaskan dan pelepasan placenta menimbulkan perdarahan hebat hingga servik perlu ditampon atau kalau ini tidak menolong dilakukan histerektomi.

DISUSUN OLEH TEMAN TEMAN SEPERJUANGAN
ANGESTI NUGRAHENI
ESTININGTYAS
IRSALINA RAHMA
SETIYA H
ANISSAUL K
ARVA R